nusabali

Sekkot Mataram Ajak Bupati Karangasem Perjuangkan Pelabuhan

  • www.nusabali.com-sekkot-mataram-ajak-bupati-karangasem-perjuangkan-pelabuhan

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin rombongan study banding media ke Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/11).

AMLAPURA, NusaBali

Rombongan dari Karangasem diterima Sekretaris Kota Mataram, Effendi Eko Saswito. Dalam pertemuan itu, Sekkot Mataram mengajak Bupati Karangasem bersama-sama memperjuangkan kembali rencana pembangunan Pelabuhan Amed-Pelabuhan Mapak untuk penyeberangan di Selat Lombok.

Menurut Sekkot Effendi Eko Saswito, pembangunan Pelabuhan Amed-Pelabuhan Mapak akan menguntungkan Karangasem dan Lombok. Jika pelabuhan ini terwujud, penyeberangan hanya membutuhkan waktu 2 jam dan diyakini pembangunan di Bali utara lebih maju. Dikatakan, masa pemerintahan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg ada rencana membangun Pelabuhan Amed untuk pelabuhan barang dan orang menghubungkan ke Pelabuhan Mapak, Lombok Barat, NTB. Pelabuhan ini diyakini mampu mengurai kepadatan arus lalulintas muatan barang dari Jawa ke Bali dan Lombok melalui jalur Bali utara.

Arus kendaraan dari Jawa nantinya langsung menyusuri Bali utara menuju Pelabuhan Amed. Dari Pelabuhan Amed menyeberang selama 2 jam ke Pelabuhan Mapak. Saat ini penyeberangan Bali-Lombok hingga 4,5 jam dan cukup lama antre kapal nyandar. Sehingga pembangunan Bali utara jadi berkembang dan pertumbuhan ekonomi lebih merata. “Jika itu terwujud jadi keuntungan bagi Karangasem dan Pemerintah Kota Mataram, mari sama-sama kembali perjuangkan ke pusat,” ajaknya. Dalam pertemuan itu Sekkot Mataram didampingi Asisten I Lalu Martawan dan Asisten Administrasi Umum Hj Baiq Evi Ganevin.

Bupati Mas Sumatri didampingi Kabag Humas dan Protokol Edy Setiadi Dwijantoro mengapresiasi rencana pembangunan Pelabuhan Amed-Pelabuhan Mapak yang sempat diperjuangkan bupati sebelumnya. “Tetap saya tindaklanjuti rencana itu ke Bappenas. Tetap memerlukan kajian akademis, kajian teknis, kajian sosial, dan kajian budaya. Sebab, menghubungkan kedua daerah berbeda pulau dan berbeda provinsi,” kata Bupati Mas Sumatri.

Diyakini dengan perjuangan bersama-sama ke pusat, realisasinya akan lebih cepat terwujud. Sebab yang diuntungkan kedua pulau, Bali secara umum dan Lombok. Nantinya arus penyeberangan lebih lancar dan cepat, sehingga perekonomian juga lancar, harga barang bisa ditekan karena penyeberangannya lebih cepat. “Tentu saja nantinya perekonomian di Karangasem lebih menggeliat,” tambahnya. *k16

Komentar