nusabali

Pos Pertolongan Buleleng Dilengkapi Tower Repling

  • www.nusabali.com-pos-pertolongan-buleleng-dilengkapi-tower-repling

Bangunan setinggi 12 meter itu disediakan sebagai sarana peningkatan kompetensi anggota Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng.

SINGARAJA, NusaBali

Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng yang berlokasi di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, kini dilengkapi dengan tower repling (papan panjat).  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar Hari Adi Purnomo, ditemui Selasa (26/11/2019), mengatakan tower repling ini diperuntukkan sebagai tempat latihan internal anggota dan juga potensi SAR yang sering terlibat. Baik kegiatan menurunkan atau menaikkan korban atau latihan dan pembekalan pencarian dan pertolongan di tempat terbatas seperti palka kapal atau sumur yang memiliki risiko tinggi. “Ini bukan hanya Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng saja, tetapi disiapkan untuk potensi yang berkeinginan meningkatkan kemampuan khusus rescue,” jelas dia.

Sejauh ini, jelas Hari Adi Purnomo,  sarana dan peralatan Pertolongan dan Pencarian Orang di Pos Buleleng masih lemah dari segi jumlah. Termasuk personel yang ada selama ini yang hanya berjumlah 10 orang. Menurutnya,  ideal seluruh Pos Pencarian dan Pertolongan lebih dari 20 orang. Kekurangan itu disebutnya akan dipenuhi bertahap dengan perekrutan setiap tahunnya. “Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng masih terbatas. Sarana dan personel masih dibagi di kantor Pencarian dan Petolongan Bali, Jembrana dan Karangasem. Peralatannya mulai lengkap,” jelas dia.

Potensi Pencarian dan Pertolongan di Bali sejauh ini diklaim Hari Adi Purnomo, merata. Potensi kecelakaannya pun masih didominasi kecelakaan laut yang sering kali dialami wisatawan asing karena melalaikan keselamatan saat berwisata. “Bali itu kecil tapi gaungnya internasional, kecelakaan lautnya yang tinggi akibat mengabaikan keselamatan,” ucap dia.

Dari fakta itu, Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengimbau kepada seluruh penyedia pariwisata di Bali lebih memperhatikan keselamatan wisatawan sehingga kalau ada potensi bencana, dapat memperkecil risiko terhadap wisatawan yang bersangkutan.*k23

loading...

Komentar