nusabali

Bocah Meninggal Usai Ditendang Perutnya

Latihan Silat

  • www.nusabali.com-bocah-meninggal-usai-ditendang-perutnya

MAM (13), anggota sebuah perguruan silat di Sragen, Jawa Tengah, diketahui tewas setelah berlatih.

SRAGEN, NusaBali
Korban tak sadarkan diri setelah menerima tendangan di bagian perut, kemudian meninggal sesampai di rumah sakit.

Saat kejadian, MAM tengah mengikuti latihan silat bersama 20 anggota lainnya di Desa Kaloran, Kecamatan Gemolong, Sragen, Minggu (24/11), sekitar pukul 22.00 WIB. Saat sedang berlatih kuda-kuda, MAM tiba-tiba kejang setelah menerima tendangan di bagian perut oleh seniornya, FAS (16).

"Jadi saat itu korban mengikuti latihan perguruan silat PSHT Pusat Madiun. Saat itu korban diminta pasang kuda-kuda, lalu ditendang di bagian perut. Setelah itu, korban terjatuh dan langsung kejang-kejang," ujar Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra saat dihubungi detikcom, Senin (25/11).

Saat itu, lanjutnya, teman-teman korban berusaha menolong korban dengan cara mengurut di bagian perut. Karena tidak ada perkembangan, bocah lelaki tersebut kemudian dibawa ke Bidan Sherly di Desa Saren, Kecamatan Kalijambe.

"Karena sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban disarankan dibawa ke rumah sakit. Korban kemudian dibawa ke RS YAKSSI Gemolong. Sempat dilakukan upaya dengan alat pacu jantung, tapi nyawanya tidak tertolong," kata Ketut Putra.

Ketut Putra melanjutkan jasad korban dibawa ke RSUD dr Moewardi, Solo, untuk diautopsi. Sementara itu, pihaknya telah meminta keterangan kepada sejumlah pihak untuk mendalami kasus ini.

"Proses autopsi sudah selesai dilakukan. Baru saja korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan pelaku penendang serta beberapa saksi sudah kami bawa ke Polres untuk diperiksa. Karena melibatkan anak di bawah umur, kasus ini ditangani unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Sragen," jelasnya.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno membenarkan kejadian ini. Saat ini pihaknya tengah mendalami kasus ini dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi. "Sedang kami dalami terkait penyebab pasti tewasnya korban," ujarnya. *

loading...

Komentar