Rutan Negara Sumbang 476 Butir Telur untuk Korban Banjir
NEGARA, NusaBali.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Jembrana, menunjukkan kepedulian sosial melalui program pembinaan kemandirian. Sebanyak 476 butir telur hasil peternakan warga binaan disumbangkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah di Indonesia. Aksi kemanusiaan ini dilakukan bertepatan dengan Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang digelar secara nasional, Kamis (15/1/2026).
Panen raya tersebut dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon dan diikuti secara virtual oleh Rutan Negara sebagai bagian dari implementasi 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Dalam kegiatan itu, petugas bersama warga binaan Rutan Negara berhasil memanen 380 butir telur ayam dan 96 butir telur bebek. Seluruh hasil panen dialokasikan sebagai bantuan logistik pangan yang akan disalurkan oleh Kemenimipas.
Kepala Rutan Negara I Gusti Agus Putra Mahendra mengatakan, hasil panen tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat. Menurutnya, pelibatan warga binaan dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karakter dan penanaman nilai empati.
“Melalui penyaluran hasil panen ini, kami ingin menumbuhkan rasa solidaritas dan nilai kemanusiaan. Meski berada dalam keterbatasan, warga binaan tetap mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar Mahendra.
Program peternakan di Rutan Negara merupakan salah satu pilar pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis dan produktif. Mahendra menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Keberhasilan panen telur ini menjadi bukti bahwa pembinaan berbasis keterampilan di Rutan Negara berjalan efektif dan berdampak luas.
Ia berharap, melalui program ini warga binaan dapat membangun etos kerja, rasa tanggung jawab, serta kepedulian sosial sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. “Kami berkomitmen menjadikan Rutan Negara tidak hanya sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga institusi yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. *ode
Dalam kegiatan itu, petugas bersama warga binaan Rutan Negara berhasil memanen 380 butir telur ayam dan 96 butir telur bebek. Seluruh hasil panen dialokasikan sebagai bantuan logistik pangan yang akan disalurkan oleh Kemenimipas.
Kepala Rutan Negara I Gusti Agus Putra Mahendra mengatakan, hasil panen tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat. Menurutnya, pelibatan warga binaan dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karakter dan penanaman nilai empati.
“Melalui penyaluran hasil panen ini, kami ingin menumbuhkan rasa solidaritas dan nilai kemanusiaan. Meski berada dalam keterbatasan, warga binaan tetap mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar Mahendra.
Program peternakan di Rutan Negara merupakan salah satu pilar pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis dan produktif. Mahendra menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Keberhasilan panen telur ini menjadi bukti bahwa pembinaan berbasis keterampilan di Rutan Negara berjalan efektif dan berdampak luas.
Ia berharap, melalui program ini warga binaan dapat membangun etos kerja, rasa tanggung jawab, serta kepedulian sosial sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. “Kami berkomitmen menjadikan Rutan Negara tidak hanya sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga institusi yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. *ode
Komentar