BLTS Kesra Mulai Cair Diterima 63.286 KPM
Total Bantuan Selama 3 Tiga Bulan Sebesar Rp 900 Ribu
SINGARAJA, NusaBali - Sebanyak 63.286 warga Buleleng ditetapkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Penyaluran bantuan untuk periode Oktober—Desember 2025 mulai dicairkan sejak awal Desember dan ditarget tuntas sebelum akhir bulan.
Kepala Dinas Sosial Buleleng I Putu Kariaman Putra, Kamis (4/12), mengatakan bantuan sebesar Rp 300 ribu per bulan diberikan kepada keluarga masuk kategori desil 1 hingga 4, mencakup keluarga miskin ekstrem, miskin, dan rentan miskin. Total bantuan yang mereka terima selama tiga bulan mencapai Rp 900 ribu. “Datanya langsung dari Kemensos, sudah By Name By Address (BNBA). Daerah hanya melakukan monitoring penyaluran,” ujar Kariaman.
Dari total 63.286 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan bank-bank Himbara. PT Pos menyalurkan 25.150 KPM. Sementara dari Himbara, BRI menyalurkan 38.100 KPM, BNI 23 KPM, dan Bank Mandiri 13 KPM.
Menurut Kariaman, BLTS Kesra merupakan program top–down, yang langsung ditetapkan tanpa proses pemutakhiran data di daerah. “Program datang, keluar surat, langsung cair. Setelah itu baru kita bisa monitoring dan mendorong desa atau kelurahan memperbaiki data supaya lebih akurat,” jelas pejabat asal Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng ini.
Namun hingga kini, dia belum menerima laporan penerima tidak sesuai sasaran. Saat ini Dinsos Buleleng juga tengah menyiapkan kajian tambahan berupa penandaan rumah penerima bantuan. Hal ini untuk memudahkan verifikasi dan validasi data dan menghindari bantuan yang tidak tepat sasaran.
“Kami akan buatkan SE Bupati agar rumah penerima diberi stiker, cat, atau stempel, menyesuaikan kebijakan desa dan kelurahan. Ini supaya penerima bisa introspeksi apakah mereka memang berhak atau tidak,” kata Kariaman.7 k23
Komentar