nusabali

Kapal Kandas, 49 Penumpang Dievakuasi

  • www.nusabali.com-kapal-kandas-49-penumpang-dievakuasi

Seluruh penumpang, 46 orang dewasa dan 3 anak-anak, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

NEGARA, NusaBali

Kapal Motor Penumpang (KMP) Tri Sakti Adinda kandas di perairan dangkal sekitar 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (13/11) tengah malam. Sebanyak 49 penumpang di dalam kapal yang kandas karena mengalami masalah pada bagian kemudi, ini dievakuasi tim SAR gabungan pada Kamis (14/11) dini hari. Hingga Kamis petang kemarin, kapal yang terjebak di perairan dangkal dekat lampu merah Gilimanuk, ini belum berhasil dievakuasi sehingga memaksa sejumlah penumpang harus tertahan di Pelabuhan Gilimanuk.

Berdasar informasi, KMP Tri Sakti Adinda yang mengangkut 7 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 6 unit truk, serta 4 unit tronton, ini awalnya berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (14/11) sekitar pukul 22.00 Wita. Dalam pelayaran di Selat Bali, kapal yang dinakhodai Ana Riana dengan 14 ABK, ini tidak menemui kendala hingga sampai di Perairan Gilimanuk, dan menunggu giliran sandar.

Nah, setelah menunggu giliran sandar, dan bersiap melakukan olah gerak untuk sandar menuju Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, tiba-tiba kemudi kapal bermasalah. Saat bersamaan terjadi arus yang cukup kuat sehingga kapal yang sulit dikendalikan ini hanyut ke arah timur, dan akhirnya kandas di perairan dangkal sekitar 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 23.00 Wita. Begitu kapal kandas, para ABK juga sudah langsung memperbaiki kemudi kapal, kemudian berusaha melakukan olah gerak. Tetapi upaya evakuasi secara mandiri itu tidak membuahkan hasil, sehingga memasuki Kamis (15/11) sekitar pukul 01.00 Wita, nakhoda meminta bantuan evakuasi penumpang kepada tim SAR gabungan.

Koodinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Komang Sudiarsa, mengatakan evakuasi penumpang yang dilakukan jajarannya bersama Pol Air, TNI AL, termasuk ASDP, mulai dilakukan sekitar pukul 01.45 Wita. Evakuasi terhadap 49 orang penumpang dengan mengerahkan satu kapal rigid inflatable boat (RIB), itu berhasil dilakukan sampai pukul 02.50 Wita. “Evakuasi penumpang kami lakukan selama satu jam lebih, dengan tiga kali sorti (penjemputan). Seluruh penumpang, yang di antaranya 46 orang penumpang dewasa dan 3 orang penumpang anak-anak, semua berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sedangkan para ABK, masih memilih bertahan di kapal,” ujarnya.

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi, itu langsung dibawa ke Kantor ASDP Pelabuhan Gilimanuk. Beberapa penumpang yang tidak membawa kendaraan, sudah langsung melanjutkan perjalanan mereka, Sedangkan penumpang yang membawa kendaraan, terpaksa harus menunggu kendaraan mereka. Untuk kebutuhan makan ataupun tempat menginap penumpang yang harus tertahan di Gilimanuk, itu ditanggung pihak KMP Tri Sakti Adinda. “Evakuasi kapal belum berhasil dilakukan. Saat arus pasang sekitar pukul 11.00 Wita, sempat dilakukan penarikan dengan tug boat. Tetapi belum berhasil, dan kondisi arus kembali surut,” ujar Sudiarsa, Kamis kemarin.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Gilimanuk I Ketut Aryadana, saat dikonfirmasi terpisah Kamis kemarin, mengatakan upaya evakuasi dengan cara menarik KMP Tri Sakti Adinda menggunakan tug boat, rencananya akan dilakukan kembali pada malam hari. Sesuai informasi dari BMKG, diperkirakan akan terjadi arus pasang sekitar pukul 21.00 Wita.

“Rencana malam ini (Kamis malam) kembali ditarik menggunakan tug boat. Mudah-mudahan berhasil dievakuasi. Sementara ini, para ABK masih menunggu di kapal, sambil berusaha mencari celah evakuasi secara mandiri,” ujarnya. *ode

Komentar