nusabali

El Rumi Beri Ucapan Menyentuh ke Ahmad Dhani

  • www.nusabali.com-el-rumi-beri-ucapan-menyentuh-ke-ahmad-dhani

Hari Ayah Nasional jatuh pada Selasa (12/11).

JAKARTA, NusaBali

Di hari spesial tersebut, anak kedua musisi Ahmad Dhani, El Rumi turut memberi ucapan untuk sang ayah tercinta melalui akun Instagram pribadinya.

Di mata sejumlah orang, Ahmad Dhani mungkin bukanlah sosok yang sempurna. Namun El Rumi percaya bahwa karya-karya musik sang ayah masih begitu dicintai.

"Arogan” “Sombong” mungkin itu yang dikatakan orang-orang... Orang-orang yang mungkin belum pernah bertemu dan mengenalmu secara langsung," tulis El Rumi sebagai keterangan fotonya bersama Ahmad Dhani, seperti dilihat liputan6, Selasa (12/11).

"Orang-orang yang mungkin kalau galau pake lagu Pupus atau Risalah Hati, juga mungkin orang-orang yang iri dengan predikat The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa," sambungnya.

Tak peduli dengan pemikiran negatif orang lain mengenai suami Mulan Jameela itu, bagi El Rumi, ayahnya tetaplah sosok yang sempurna. Apa pun yang terjadi, rasa sayangnya untuk sang ayah tak akan pernah berkurang.

"Ketahuilah, maupun satu dunia bilang kamu Sombong dan Arogan, aku akan selalu bilang Aku Cinta Ayah... Selamat Hari Ayah @ahmaddhaniofficial, KEEP IT REAL!!!" ia mengakhiri.

Ucapan El Rumi untuk Ahmad Dhani menuai respons positif dari warganet. Pandangan negatif itu hanya datang dari sebagian orang yang tidak mengenalnya secara dekat.

"Saya kenal secara langsung dan bisa mengatakan dengan jujur Om Dhani is the best men that I know. Rock on om Dhani," ungkap @brandon2302.

Bos Republik Cinta Management itu saat ini masih menjalani pidana penjara dalam kasus ujaran kebencian yang disidangkan di Jakarta.

Dalam kasus ujaran kebencian 'idiot', hukuman mantan suami Maia Estianty itu dikurangi dari 1 tahun penjara menjadi 3 bulan penjara dengan masa percobaan selama 6 bulan. Sedangkan dalam kasus ujaran kebencian terkait kicauan di akun Twitter, Ahmad Dhani dalam putusan kasasi dihukum 1 tahun penjara. *

loading...

Komentar