nusabali

Wajah Rusak, Polisi Akan Buat Sketsa

  • www.nusabali.com-wajah-rusak-polisi-akan-buat-sketsa

Polisi sedang membentuk tim pembuat sketsa wajah jenazah dalam koper yang ditemukan di atas jurang hutan pinus, Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR, NusaBali

Pembuatan sketsa itu berdasarkan hasil otopsi tim forensik terhadap jasad korban yang sudah mengalami kerusakan hingga membusuk.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, tujuan dibuatnya sketsa tersebut agar kepolisian dapat mengenali bentuk kerangka wajah yang sudah rusak.

"Untuk sementara ini, langkah yang kita lakukan adalah membuat sketsa wajah terhadap mayat dalam koper dan sekarang ini berbentuk tengkorak," ucap Joni di Sentul, Bogor, seperti dilansir kompas, Rabu (13/11).

Selain itu, sketsa akan disebarkan untuk memudahkan pihak keluarga mengenali wajah mayat dalam koper biru tua merek Passport tersebut.

"Tim pencari identitas (sketsa) akan memaksimalkan supaya bisa diketahui wajah mayat dalam koper itu beserta ciri-cirinya," kata Joni.

Sampai saat ini, jasad pria tersebut masih berada di ruang forensik RS Polri Jakarta Timur. Adapun ciri-ciri sementara mayat tersebut adalah seorang pria berjenggot, berusia 40 tahun dengan tinggi badan sekitar 183 sentimeter.

Pakaian terakhir yang digunakan adalah jas hitam. Kemudian, ada bekas jahitan di kaki sebelah kanan karena patah dan beberapa jahitan di bagian perut seluas 4x6 sentimeter.

Joni meminta masyarakat yang anggota keluarganya hilang agar segera melapor ke polsek-polsek terdekat.

Sebelumnya, tukang ojek pangkalan bernama Adang menemukan koper tergeletak di bawah jurang hutan pohon pinus, saat dirinya melintas pada Minggu (10/11) siang.

Saat didekati, Adang melihat di koper tersebut banyak dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau tak sedap. Ia yang mencurigai temuan itu lantas panik dan memanggil warga bernama Didi Suswandi (42). Namun, Didi dan Adang kaget ketika melihat kaki manusia keluar dari sela-sela resleting koper berwarna biru tersebut.

Dugaan Didi benar, saat polisi membuka koper, ternyata isinya jenazah yang dibungkus plastik hitam, dilapisi selimut dan sekujur tubuh dililit plester putih. Didi semakin terkejut lagi ketika jasad korban telah dikeluarkan dari dalam koper. Kondisinya membusuk dan fisiknya ada yang hilang saat diangkut ke atas mobil.

"Jadi pas dibuka itu, matanya sudah enggak ada dan membusuk, mungkin karena sudah lama di sana (hutan pinus)," ucap saksi mata Didi Suswandi saat ditemui di lokasi penemuan, Senin (11/11).

loading...

Komentar