nusabali

Tinggi, Peminat Asuransi Mobil di Bali

  • www.nusabali.com-tinggi-peminat-asuransi-mobil-di-bali

Selain memberi rasa aman dan nyaman, perusahaan asuransi roda empat juga menyiapkan layanan digital mulai dari pembelian hingga menjual mobil.

MANGUPURA, NusaBali

Pertumbuhan kendaraan di Bali yang pesat, berdampak semakin membuat kemacetan di banyak ruas jalan. Risiko ‘senggolan’ antar kendaraan pun makin tinggi. Tak ayal asuransi kendaraan bermotor, terutama roda empat, menjadi ‘pengaman’ bagi pemilik roda empat. “Setiap bulan kami melayani sekitar 400 klaim,” kata  Branch Head Asuransi Astra Denpasar, Hilmi Farizan Hakim, Kamis (7/11/2019).

Hilmi mengakui minat pemilik kendaraan yang baru dibeli mengikuti asuransi di Bali cukup tinggi. Dia menyebut nasabah yang dimiliki mencapai angka 10.000an. “Karena asuransi mobil membuat lebih tenang manakala terjadi apa-apa dengan mobil, mulai dari kerusakan ringan, sedang sampai berat,” terang Hilmi.

Dari laporan klaim akibat lakalantas atau insiden yang diajukan di Bali, Hilmi menyebut bahwa klaim perbaikan ringan mencapai 33 persen, sedangkan klaim terbanyak pada perbaikan sedang. Pada perbaikan ringan, biasanya mencakup di bawah 5 panel. “Karena begitu terjadi insiden biasanya beberapa panel langsung terdampak,” ulasnya.

Pengguna asuransi roda empat biasanya mengambil jangka waktu setahun. Premi pun disesuaikan dengan harga beli kendaraan dan telah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk kelas Toyota Avanza, misalnya, premi yang dikeluarkan oleh konsumen di kisaran Rp 5 jutaan. Dan setelah setahun, biasanya pelanggan memperpanjang asuransinya. “Yang melakukan perpanjangan sekitar 65 persen,” kata Hilmi.

Mereka yang melakukan renewal atau perpanjangan disebutnya karena sudah merasakan langsung layanan pelaporan klaim. Dan sebagian di antaranya, karena mendengar testimoni soal kemudahan klaim, dan sisanya adalah pengguna kendaraan yang ingin lebih mendapatkan rasa aman. Namun diakui Hilmi bahwa persaingan antara perusahaan asuransi kendaraan bermotor cukup tinggi.

Sekalipun Asuransi Astra yang dipimpinnya sudah berpengalaman selama 63 tahun, Hilmi mengaku harus selalu ditemukan terobosan baru guna melayani konsumen sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. “Visi kami adalah peace of mind, yakni, memberi rasa aman dan nyaman bagi jutaan pelanggan,” kata Hilmi. “Challenge kami terhadap kompetitor  adalah inovasi sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

Dan hasil riset, lanjut Hilmi, kebutuhan konsumen harus dipenuhi mulai dari beli mobil sampai menjual mobilnya lagi. “Nah, inilah yang kami siapkan dalam Garda Mall versi 5.0,” jelas Hilmi. Aplikasi Garda Mall sendiri sebenarnya sudah ada sejak 2015, namun terus dikembangkan hingga dirilis versi terbaru 5.0. Sebelumnya, versi 4.0 hanya sampai pada pemenuhan cek, klaim, dan status pengajuan klaim, namun belum tersedia fitur pemenuhan kebutuhan bagi pemilik kendaraan.

"Agar selalu bisa menjadi asuransi yang dapat diandalkan, kami harus senantiasa mampu memberikan yang terbaik. Memberikan yang terbaik berarti  selalu sedia memberikan solusi, untuk itu kami juga harus selalu cermat dalam memahami setiap kebutuhan pelanggan apalagi di era yang sudah serba digital seperti sekarang ini," kata Hilmi.

Pemenuhan kebutuhan yang disiapkan bagi konsumjen tersebut, antara lain, membeli mobil, membeli asuransi mobil, memonitor bensin dan dokumen terkait seperti SIM dan STNK, request layanan darurat, melaporkan dan memonitor klaim, membeli peralatan, aksesoris, dan sparepart hingga pada akhirnya meniual kembali mobil tersebut. Bahkan pada aplikasi ini disematkan  produk keuangan Astra Financial, hingga jual beli mobil bekas. "Namanya  Garda Mall karena konsepnya seperti berbelania di mall, tapi pelanggan tidak perlu keluar rumah untuk belania di mall yang satu ini. Beragam toko yang menyediakan berbagai macam produk otomotif, produk keuangan Astra Financial, dan lapak untuk iual beli mobil bekas siap memberikan kemudahan. Kini tidak perlu repot lagi, karena dalam satu aplikasi Garda Mobile Otocare 5.0, semua kebutuhan dapat terpenuhi," tutup Hilmi.*mao

loading...

Komentar