nusabali

Pohon Kelapa Timpa Rumah, Korban Terluka

  • www.nusabali.com-pohon-kelapa-timpa-rumah-korban-terluka

DLH Karangasem akan mendata pohon-pohon tua di pinggir jalan untuk diremajakan agar tak membahayakan pengguna jalan.

AMLAPURA, NusaBali

Tembok panyengker dan rumah milik I Nengah Renoh, 80, di Banjar Magetelu, Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem, tertimpa pohon kelapa, Rabu (6/11) sekitar pukul 15.15 Wita. Pohon tumbang menyebabkan genting dn asbes pecah hingga melukai penghuni rumah, Ni Ketut Ranti, 75. Korban mengalami luka ringan dan memar pada tangan kanan. Korban pun diajak berobat ke Puskesmas Abang.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa mengatakan, saat kejadian korban sedang duduk di teras rumah. Tiba-tiba pohon kelapa yang ada di belakang rumah tumbang. Pohon kelapa menimpa rumah hingga mengakibatkan atap bangunan rusak, genting berserakan, dan tangan korban kena pecahan asbes dan genting. Pohon kelapa dengan panjang 10 meter, diameter 35 cm, roboh menyilang. Ida Ketut Arimbawa mengatakan, pohon kelapa tumbang karena akar tidak kuat lagi menahan beban. Sebelumnya pohon kelapa dalam keadaan miring.

Terpisah, Kadis Lingkungan Hidup Karangasem, I Gede Yudiantara mengatakan akan mendata pohon-pohon tua di pinggir jalan untuk diremajakan. Sehingga tidak membahayakan pengguna jalan raya. “Saya berkoordinasi dengan BPBD untuk mendata pohon yang tua tumbuh di pinggir jalan perlu ditebang, juga melayangkan surat pemberitahuan ke pemilik,” katanya.

Sebelumnya, seorang siswa SMK Toya Anyar Kecamatan Kubu, Karangasem, I Wayan Agus Budiartawan, 18, tewas mengenaskan saat dalam perjalanan pulang dari sekolah menuju rumahnya di Banjar Muntigunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Selasa (5/11) siang. Korban Wayan Agus Budiartawan tewas tertimpa pohon roboh saat melintas di Jalur Utama Singaraja-Amlapura kawasan Banjar Samuh, Desa Tianyar Barat. Saat musibah maut terjadi, Selasa siang pukul 14.30 Wita, korban Wayan Agus Budiartawan menunggangi motor Yamaha Jupiter MX DK 7430 QC. Motor yang ditungganginya melaju dari arah timur di Jalur Utama Singaraja-Amlapura.

Begitu memasuki lokasi di kawasan Banjar samuh, Desa Tianyar Barat, tiba-tiba ada sebatang pohon Santen di pinggir jalan roboh hingga menimpa siswa kelas XII Juruan Perhotelan SMK Toya Anyar ini. Padahal, saat itu cuaca terang benderang, tidak ada hujan dan angin kencang di jalan lurus dari arah Amlapura menuju Singaraja tersebut. Batang pohon Santen setinggi 15 meter dan berdiameter 50 cm itu mendadak roboh menimpa korban Agus Budiartawan dan motornya. Siswa berusia 18 tahun ini pun luka robek di kepala belakang kanan. Warga setempat langsung berupaya memberikan pertolongan, mengevakuasi korban dari tindihan pohon. Mereka juga mengontak petugas untuk mengirim ambulans. *k16

loading...

Komentar