nusabali

Peserta Pilih Turun Kelas Pelayanan

Dibebani Kenaikan BPJS Kesehatan 100 Persen

  • www.nusabali.com-peserta-pilih-turun-kelas-pelayanan

Turun kelas layanan bisa dilakukan dengan syarat minimal sudah setahun menjalani kelas sebelumnya.

SEMARAPURA, NusaBali

Peserta BPJS Kesehatan mandiri mulai merasakan beratnya kenaikan biaya BPJS Kesehatan untuk semua kelas. Akibatnya,  beberapa di antaranya memilih turun kelas pelayanan kesehatan. Seperti terpantau di Kantor BPJS Bali Timur di Klungkung, Senin (4/11) pagi.

Sedikitnya, dua warga mengajukan turun kelas pelayanan dari kelas II ke III. Menurut salah seorang warga, Wayan Sudi mengaku berat membayar biaya kenaikan BPJS yang mencapai 100 persen, dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000. Saat ini dia membiayai BPJS Kesehatan untuk empat orang yakni dirinya sendiri, istri dan dua orang anak. Dari biaya sebelumnya dia membayar Rp 204.000 per bulan, kini menjadi Rp 440.000 per bulan. ‘’Agar tetap dapat layanan BPJS Kesehatan, maka saya memutuskan untuk pindah kelas layanan dari kelas II turun ke kelas III,” ujar pria asal Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem yang tinggal di Padangbai, Karangasem ini. Dia ditemui NusaBali di Kantor BPJS Klungkung.

Setelah berkoordinasi dengan petugas BPJS, turun kelas layanan bisa dilakukan dengan syarat minimal sudah setahun menjalani kelas sebelumnya. Tak hanya Sudi, beberapa warga lain juga sibuk menyiapkan berkas untuk turun kelas. Berkas dimaksud yakni foto copy Kartu Keluarga, KTP, dan lainnya.

Kabid Kepesertaan dan Pelayanan BPJS Klungkung Gusti Ayu Kadek Tutik Agustiari mengatakan, setiap peserta yang daftar maupun mengurus administrasi lainnya selalu diberikan edukasi terkait kepesertaan termasuk di dalam penentuan kelas dan manfaat yang didapat. “Sekarang kami serahkan kepada peserta. Jika mau turun kelas maka mereka harus paham manfaat kelas perawatan baru yamg akan mereka dapat. Tentunya kami tetap jalankan prosedur bahwa turun kelas dapat dilakukan jika telah menjadi peserta JKN-KIS minimal setahun,” ujarnya. Mengenai peserta yang turun kelas belum bisa dipantau lewat aplikasi, hanya dapat dipantau langsung. *wan

loading...

Komentar