nusabali

KESEHATAN: Sering Masturbasi Bikin Lutut Keropos, Mitos atau Fakta?

  • www.nusabali.com-kesehatan-sering-masturbasi-bikin-lutut-keropos-mitos-atau-fakta

Saat ‘klimaks’ terjadi peningkatan hormon endorfin yang luar biasa pada tubuh.

DENPASAR, NusaBali.com
Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh ejakulasi lewat hubungan seks bersama pasangan maupun masturbasi. Ada anggapan yang beredar bahwa terlalu sering melakukan masturbasi atau onani membuat sendi lutut pria keropos atau kopong. Benarkah demikian?

Dr Bagus Indra Dharma mengatakan bahwa aktivitas masturbasi sama sekali tidak membuat persendian lutut menjadi kopong. "Itu hanya mitos yang banyak beredar di masyarakat. Aktivitas masturbasi itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan persendian lutut," ucapnya  di sela-sela seminar kedokteran 'Rehabilitation Perspective in Managing Knee Osteoarthritis' di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Sabtu (2/11/2019).

Dokter spesialis rehabilitasi medik di RSU Wangaya ini menjelaskan yang dirasakan saat terjadi ejakulasi atau orgasme pada pria adalah kontraksi otot di seluruh tubuh. "Kontraksi otot terjadi salah satunya pada otot lutut. Kemudian saat terjadi ejakulasi terjadi peningkatan hormon endorfin yang luar biasa pada tubuh," kata dr Bagus.


Hormon ini, lanjutnya, diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar hipofisis yang membuat perasaan senang, tenang, atau bahagia. "Peningkatan kadar hormon ini yang membuat lemas. Jadi ejakulasinya itu yang membuat lemas persendian lututnya," jelas.

Dokter yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Indonesia (PERDOSRI) Bali dan Nusa Tenggara ini menegaskan lemasnya persendian itu karena orgasme, bukan lemas pada persendian lututnya. "Artinya persendian lutut tidak menjadi bermasalah. Itu hanya efek sementara akibat efek orgasme," tambahnya.

Ia menambahkan persendian tulang, termasuk lutut bisa menjadi bermasalah apabila terjadi pengeroposan tulang, pengapuran sendi dan cedera. Untuk menghindari itu ia berpesan untuk menjaga berat badan, melakukan aktivitas yang tepat sehari-hari sehingga tidak memperberat persendian, utamanya lutut.*has

loading...

Komentar