nusabali

Desa Adat Beluhu Percepat Bangun Infrastruktur Air

  • www.nusabali.com-desa-adat-beluhu-percepat-bangun-infrastruktur-air

Krama Desa Adat Beluhu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem percepat pembangunan infrastruktur fasilitas air bersih.

AMLAPURA, NusaBali

Secara swakelola memasang pipa 2.000 meter, membangun reservoar, pengadaan pipa, dan mesin pompa. Saat musim panas, krama kesulitan air dan mengandalkan beli Rp 100.000 per mobil tangki.

Bendesa Adat Beluhu I Komang Sartika menggerakkan kramanya berasal dari Banjar Adat Beluhu Kangin dan Banjar Adat Beluhu Kauh. Pembangunan ini dengan anggaran APBD Karangasem 2019 sebesar Rp 700 juta untuk pengadaan pipa dan mesin pompa, dari Pamsimas (Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat) Rp 350 juta untuk distribusi ke pelanggan, dan dari alokasi dana desa (ADD) Desa Tulamben sebesar Rp 100 juta untuk membangun reservoar. “Kami sedang memasang pipa sepanjang 2.000 meter. Setelah pipa tuntas ditanam dilanjutkan mengoperasikan secara gravitasi yang bersumber di Banjar Beluhu Kangin,” ungkap Sartika, Selasa (30/10).

Air yang dimanfaatkan nanti dari sumur bor setelah ditampung di reservoar dengan ketinggian tertentu. Dari reservoar dialirkan secara gravitasi. Harapan ke depan krama di Banjar Beluhu Kangin dengan penduduk 2.718 jiwa dan Banjar Beluhu Kauh dengan penduduk 1.780 jiwa tidak lagi kesulitan air dan tidak lagi membeli air. Dikatakan, selama ini krama berpenghasilan rendah, pendapatannya habis digunakan untuk membeli air. Pengerjaan pemasangan pipa dan pembangunan reservoar dilakukan serentak, krama berbagi tugas dikoordinasikan Kelian Banjar Beluhu Kangin I Komang Sujata dan Kelian Banjar Beluhu Kauh I Wayan Suarda.

Komang Sujata mengakui, selama ini kramanya membeli air per mobil tangki Rp 100.000. “Satu mobil tangki hanya arinya bisa digunakan selama 12 hari, jika krama memelihara sapi, lebih banyak lagi membutuhkan air,” katanya. Sementara Plt Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengapresiasi semangat krama Desa Adat Beluhu mengerjakan pembangunan fasilitas air bersih secara swakelola. Bukan saja mengandalkan bantuan dari Pamsimas, juga dari APBD dan ADD.

Sehingga satu paket fasilitas pengadaan air bersih tertangani, mulai dari pengadaan dan pemasangan pipa, pembangunan reservoar dan pengadaan mesin. Sehingga tidak lagi menunggu tahun depan untuk dioperasikan. “Inilah namanya masyarakat desa bersinergi dengan pemerintah, pemerintah membantu anggaran tetapi dikerjakan secara swakelola, sehingga biaya ditekan, dan ada rasa memiliki aset itu,” katanya. *k16

Komentar