nusabali

APBD 2019 Rilis Mini Album

Cara Ajarkan Moral Kepada Anak-anak

  • www.nusabali.com-apbd-2019-rilis-mini-album

Mini album ini akan dirilis di UC Silver Batubulan, Gianyar pada 10 November 2019.

DENPASAR, NusaBali

Bali patut bersyukur, sebab dari tahun ke tahun, generasi penyanyi cilik yang menyanyikan lagu berbahasa Bali selalu bermunculan. Termasuk generasi Z (lahir dari tahun 1995 hingga 2010-an), sebagai generasi terbaru. Lagu berbahasa Bali secara tidak langsung akan menunmbuhkan kecintaan sejak dini akan bahasa sendiri. Kali ini anak-anak yang tergabung dalam Alit Pewaris Bali Dwipa (APBD) 2019 akan merilis mini album di UC Silver Batubulan, Gianyar pada 10 November 2019.

Ada enam anak yang tergabung dalam APBD 2019 yakni Surya Gori yang menyanyikan lagu Ajahan Dharma, Punalaksmi menyanyikan lagu Ijek Mesekolah, Gung Mas Pemayun menyanyikan  lagu Bhakti Ring Guru, Kesawa menyanyikan lagu Topeng Sidakarya, Luna Archa menyanyikan Angayubagia, dan Mirah Dhivya  menyanyikan lagu Swadharmaning I Bapa. Sedangkan satu lagu dinyanyikan secara bersama-sama yakni berjudul Alit-Alit APBD 2019.

Tidak hanya meluncurkan mini album, acara launching juga akan disertai dengan lomba lagu APBD 2019. Dipilihnya tanggal 10 November 2019 menurut penggagas serta pencipta lagu di mini album APBD 2019, Gus Saka, sesungguhnya bertepatan dengan Hari Pahlawan. “Kami ingin membuat acara untuk memaknai Hari Pahlawan itu. Di mana, para orangtua ataupun kita semua adalah pahlawan bagi anak-anak kita,” katanya.

Gus Saka menuturkan, proses pembuatan mini album memakan waktu selama delapan bulan mulai dari pemilihan lagu untuk masing-masing anak, penggarapan musik, latihan koreografi, hingga pembuatan video klip. Tidak banyak kendala yang berat dihadapi Gus Saka, sebab anak-anak yang dilatihnya memiliki talenta sangat baik.

Dia berharap dengan hadirnya mini album berbahasa Bali ini makin membuat anak-anak mengenal bahasa daerah sendiri. “Saya pribadi bersyukur bisa bertemu anak-anak bertalenta luar biasa ini. Mereka talentanya sangat bagus, tinggal mengasah saja. Support dari orangtua mereka juga sangat baik,” katanya.

Perwakilan orangtua penyanyi, dr Made Tangkas mengatakan, para orangtua dari anak-anak APBD 2019 memiliki tujuan yang sama yakni memberikan peluang kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Kebetulan, potensi itu dibarengi kemauan dari anak-anak untuk bernyanyi dan malatih diri. “Tentunya kami tidak mengarahkan secara kaku anak-anak kami, bahwa setelah ini akan menjadi penyanyi atau bintang. Tidak demikian. Akan tetapi kami tetap memberikan peluang, karena menurut kami kewajiban orangtua adalah memberikan kesempatan dan support sepanjang itu positif dan membentuk karakternya nanti,” ucapnya.

Dia menambahkan, kebanyakan lagu-lagu dalam mini album ini menyelipkan nasihat-nasihat dan pesan moral seperti hormat kepada orangtua, harus berbakti, dan rajin sekolah, dan juga tradisi Bali. “Lewat lagu ini semoga pesan moralnya melekat di ingatan mereka. Termasuk mereka belajar saling bertoleransi, menghormati yang lebih tua dan menghargai orang lain,” tandasnya. *ind

Komentar