nusabali

RPP Gianyar Ramah Penyandang Disabilitas

  • www.nusabali.com-rpp-gianyar-ramah-penyandang-disabilitas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar merelakan satu bilik bangunan kantornya untuk Rumah Pintar Pemilu (RPP).

GIANYAR, NusaBali

Dalam ruangan yang dinamai Galeri Demokrasi Gianyar ini terdapat informasi tentang pemilu. Masyarakat luas bisa mengakses kapan saja, termasuk ramah untuk kalangan disabilitas. Karena, KPU Gianyar menyiapkan jalan khusus untuk difabel. RPP ini diresmikan oleh Komisioner KPU RI dihadiri Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun, Ketua DPRD dan unsur Forkompinda Gianyar pada Kamis (24/10) kemarin.

Ketua KPU Gianyar, Putu Agus Tirta Suguna, menyatakan rumah pintar ini memberikan edukasi bagi masyarakat umum. “Kami ingin berikan edukasi kepada masyarakat dan adik siswa. Yang ingin ketahui tentang kepemiluan. Kami berikan pemahaman tentang proses, mulai pemilihan. Sehingga ini bermanfaat,” ujar Agus Tirta Suguna, disela pembukaan RPP kemarin.

RPP ini, kata dia, bisa juga untuk masyarakat umum maupun kalangan akademisi. “Ini termasuk untuk kebutuhan penelitian,” jelasnya. Sebab, RPP ini bentuknya mirip perpustakaan. Hanya saja, RPP lebih menekankan mengenai pemilu. “Kami buat seperti sistem galeri demokrasi Gianyar. Ada proses kepemiluan. Bukan saja di 2004, tapi pemilu sebelum adanya KPU dulu. Tahun 1955, bahkan kotak suaranya masih ada," jelasnya.

Pihaknya juga memberitahukan para pihak, terutama sekolah mengenai keberadaan RPP ini. “Kami koordinasi dengan seluruh instansi. Kami sekarang undang sekolah untuk bisa diajak berkunjung ke sini. Seperti Perpustakaan. Sehingga mereka paham,” ujarnya.

Ruangan RPP tersebut seluas kurang lebih 4x4 meter. Berisi dua layar LCD. Di layar tersebut berisi informasi pemilu dari 2004 hingga 2019. Juga ada kertas suara dari masa ke masa. Bahkan, ada kotak suara dari masa ke masa. Dulu, kotak suara terbuat dari kayu, kemudian berganti seng. Dan kini, kotak suara berganti kardus.

Sebagai pendukung, juga disediakan buku-buku tentang kepemiluan. Ada pula denah simulasi pencoblosan. Namun, layar LCD saat peresmian kemarin sempat mati. Bahkan, data di dalam layar tersebut belum sepenuhnya lengkap.

Sementara itu, salah satu penyandang disabilitas, Sang Ayu Nyoman Puspa, datang ke RPP menggunakan kursi roda, dia masuk dan langsung melihat buku yang ada di RPP tersebut. “Kami merasa terbantu dengan adanya RPP ini,” ujar relawan Pemilu yang sempat bertugas menyosialisasikan tentang pemilu itu.

Dia pun menyambut baik RPP. “Sekarang sudah ada jalur untuk disabilitas. Kalau dulu belum. Ini membantu kami. RPP ini untuk pengetahuan kami juga,” ujarnya. *nvi

Komentar