nusabali

Setelah Tabrak Palinggih, Pick Up Nyaris Terjun ke Pangkung

  • www.nusabali.com-setelah-tabrak-palinggih-pick-up-nyaris-terjun-ke-pangkung

Kecelakaan tunggal satu unit mobil pick up nopol L 9337 WA, terjadi di Jalur Umum Denpasar – Gilimanuk, Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu (20/10) siang.

NEGARA, NusaBali

Pick up yang kehilangan kendali lantaran sopir yang mengemudi diduga dalam keadaan mengantuk, ini menabrak sebuah bangunan palinggih, dan berhenti setelah menabrak pohon kapuk, dengan posisi pick up nyaris terjun ke pangkung (sungai kecil).

Kecelakaan out of control (OC) pick up, tepatnya di Jalur Umum Denpasar – Gilimanuk kilometer 84-85, ini terjadi sekitar pukul 12.30 Wita. Kejadian bermula saat pick up yang dikemudikan Sofyan Efendi, 24, alamat Dusun Krajan, Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), ini melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Setiba di TKP, dengan kondisi jalan tikungan landai, aspal baik, marka jalan utuh, dan situasi cerah pada siang hari, pick up ini tiba-tiba bergerak oleng ke kanan. Saat kehilangan kendali hingga keluar jalur ke sisi selatan jalan, itu pick up yang melaju dengan kecepatan sedang, ini langsung menghantam sebuah palinggih milik warga setempat.

Setelah menghantam palinggih, pick up milik salah satu perusahaan jasa ekspedisi yang membawa sejumlah paket ini terus melaju ke selatan, sebelum akhirnya berhenti karena menabrak pohon kapuk. Saat berhenti itu posisi pick up nyaris terjun ke pangkung, dengan bagian roda depan kanan tertahan pipa, sehingga tidak sampai benar-benar terjun ke pangkung dengan kedalaman sekitar 2 meter tersebut.

Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Shinta Ayu Pramesti, Minggu kemarin, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan OC pick up yang diduga karena sopir mengantuk itu. Namun terjadi kerugian materiil berupa kerusakan sebuah bangunan palinggih, dan bagian depan pick up berakhir penyok, dengan perkiraan kerugian total sekitar Rp 1 juta. “Kasusnya tidak sampai dilaporkan ke Polres. Ditangani Unit Lantas Polsek Mendoyo, dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya. *ode

loading...

Komentar