nusabali

Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa Pohon Roboh

  • www.nusabali.com-bocah-6-tahun-tewas-tertimpa-pohon-roboh

Petaka pohon singapur tumbang menelan korban nyawa terjadi di Banjar Pebukit, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem, Kamis (17/10) siang pukul 14.30 Wita.

AMLAPURA, NusaBali

Korbannya adalah I Komang Ariawan, bocah berusia 6 tahun yang tewas tertimpa pohon saat bermain di bawah pohon singapura yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.

Korban Komang Ariawan sempat dilarikan ke RSUD Karangasem di Amlapura setelah luka parag tertimpa pohon singapur roboh. Namun, nyawanya tidak tertolong. Bocah malang yang belum sekolah ini keburu meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Karangasem. Jenazah bocah Komang Ariawan pun sudah dikuburkan keluarganya melalui prosesi Makingsan ring Gni di Setra Desa Adat Pebukit, Kamis malam pukul 19.45 Wita.

Korban Komang Ariawan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan suami istri I Komang Manuaba, 42, dan Ni Ketut Mariati, 40. Bocah malang ini satu-satunya anak lelaki di keluarganya.

Menurut keterangan sang ayah, Komang Manuaba, saat musibah terjadi, bocah Komang Ariawan bermain-main di bawah pohon singapur milik keluarga I Made Sarna, yang berlokasi dekat rumahnya. Pohon singapur itu diketahui sudah keropos bagian akar, tapi masih tumbuh daun dan buah. Itu sebabnya, sejumlah anak-anak yang masih kerabat korban kemarin ada yang naik untuk memetik buah singapur, sebagian lagi menunggu di bawah pohon.

Saat itulah, pohon singapur roboh hingga tercerabut akarnya. “Batang po-hon singapur menimpa kepala belakang anak saya (bocah Komang Ariawan),” ungkap Komang Manuaba.

Peristiwa robohnya pohon singapur menimpa Komang Ariawan membuat rekan-rekan korban panik seraya berteriak-teriak. Karena mendengar suara gaduh anak-anak, Komang Manuaba pun langsung bergegas ke TKP. Dia terkejut menemukan anaknya sudah terkapar tak sadarkan diri, tertindih pohon singapur roboh. Sedangkan anak-anak yang lain semuanya selamat dari maut dalam kondisi tidak terluka sedikit pun.

Adalah Komang Manuaba sendiri yang mengevakuasi anaknya dari tindihan batang pohon singapura, dengan dibantu iparnya, Ni Komang Sumariani. Selanjutnya, bocah yang sekarat ini dibawa ke RSUD Karangasem. Saat tiba di RS pukul 14.50 Wita, bocah Komang Ariawan dinyatakan sudah meninggal.

Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka di Banjar Adat Pebukit, Kelurahan Karangasem kemarin petang pukul 18.30 Wita. Tadi malam, jenazah bocah korban tertimpa pohon roboh ini langsung dikuburkan di Setra Desa Adat Pebukit yang berjarak sekitar 400 meter dari rumah duka.

Manuaba menyebutkan, sebelum kejadian maut yang merenggut nyawa anaknya, dia tidak merasakan firasat aneh. "Tiba-tiba, anak saya alami musibah seperti ini. Padahal, tidak ada angin ketika pohon tumbang menimpa anak saya,” keta Manuaba, yang kesehariannya bekerja sebagai pelayan toko di Jalan Gajah Mada Amlapura. *k16

Komentar