nusabali

'Suami' Tikam Istri hingga Tewas

Insiden Berdarah di Depan Gerbang Kampus Stispol Wira Bhakti, Kreneng

  • www.nusabali.com-suami-tikam-istri-hingga-tewas

Sebelum ditusuk beberapa kali hingga tewas, korban Halimah sempat 20 menit cekcok mulut dengan pelaku Rudiantoro di sebelah utara Pasar Kreneng

DENPASAR, NusaBali

Pasangan suami istri (pasutri) Rudiantoro, 38, dan Halimah, 28, terlibat cekcok di depan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti, Jalan Lely Nomor 1 Denpasar, Selasa (15/10) malam pukul 20.00 Wita. Dalam cekcok di sebelah utara Pasar Kreneng ini, sang istri ditikam suaminya hingga tewas.

Terkait status hubungan pelaku Rudiantoro dan korban Halimah, masih simpang siur. Pelaku Rudiantoro mengakui Halimah adalah istrinya. Namun, informasi lain menyebut Halimah sudah menikah lagi dengan pria bernama Solehudin, 37.

Salah seorang saksi mata, Abdilah, mengatakan Rudiantoro dan Halimah awalnya adu mulut di depan Kampus Stispol Wira Bhakti, yang lokasinya tak jauh dari Pasar Kreneng. Menurut Abdilah, pelaku dan korban terlibat keributan menggunakan Bahasa Madura, disaksikan banyak orang.

Setelah selama 20 menit cekcok mulut, pelaku Rudiantoro tiba-tiba menusuk Halimah, dengan pisau dapur di bagian perut. Setelah ditusuk, korban yang saat itu duduk di sebelah kiri pintu gerbang Kampus Stispol berusaha lari ke arah utara. Namun, korban dikejar oleh suaminya yang kalap. Baru berlari sekitar 3 langkah, korban kembali ditusuk suaminya di bagian punggung.

Akibatnya, korban jatuh telungkup. Ternyata, suaminya belum puas dan kembali menikam korban Halimah dua kali. Korban pun langsung pingsan bersimbah darah. “Korban diserasng menggunakan pisau dapur sepanjang 15 sentimeter. Korban sempat teriak minta tolong, sebelum akhirnya pingsan bersumbah darah,” cerita Abdilah, pedagang aksesoris HP asal Surabaya, Jawa Timur kepada NusaBali di lokasi TKP, tadi malam.

Abdilah menyebutkan, sebetulnya banyak orang yang melihat insiden penusukan itu. Namun, warga tdak berani mendekat karena pelaku Rudiantoro bawa pisau.

Komentar