nusabali

Karya Mamungkah di Pura Arya Gajah Para

Digelar Pertama Sejak 100 Tahun Lalu

  • www.nusabali.com-karya-mamungkah-di-pura-arya-gajah-para

Karya Mamungkah lan Nubung daging di Pura Dadia Sira Arya Gajah Para, di Banjar Pakel, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, merupakan karya pertama sejak 100 tahun terakhir.

AMLAPURA, NusaBali

Sedangkan piodalan secara rutin digelar di setiap Purnama Kapat. Karya Mamungkah lan Nubung Daging dilaksanakan setelah seluruh palinggih, candi, bale pesandekan dan tembok panyengker tuntas dipugar. Pangrajeg Karya, I Ketut Puspa Yasa, memaparkan hal itu di sela-sela menggelar upacara mapepada Wewalungan di Pura Dadia Sira Arya Gajah Para, Banjar Pakel, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Saniscara Kliwon Uye, Sabtu (12/10).

Sedangkan puncak karya, Purnama Kapat, Redite Umanis Menail, Minggu (13/10). Palinggih yang tuntas dipugar di antaranya gedong sari, gedong limas catu, gedong limas sari, bale pesamuan alit, bale pesamuan agung, meru tumpang telu (tingkat tiga), candi bentar, bale piasan, dan tembok panyengker dan lain-lain, yang berbahan batu tabas dan atap ijuk.

Guna menuntaskan pemugaran seluruh palinggih dan pelengkap lainnya, pangempon 80 KK kena paturunan Rp 10 juta per KK, ditambah dukungan bantuan dari provinsi Rp 100 juta, dan punia lainnya, sehingga untuk memugar seluruh palinggih saja menelan biaya Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk kelancaran Karya Mamungkah lan Nubung daging krama pangempon kena paturunan Rp 5 juta per KK, sehingga biaya upacara menghabiskan Rp 450 juta.

Disebutkan di puncak Karya Mamungkah lan Nubung Daging nantinya mendem 30 panca datu di setiap dasar palinggih. "Ini Karya Mamungkah lan Nubung Daging baru pertama kali dilaksanakan. Panglingsir di sini juga belum pernah menggelar karya seperti ini, sehingga diperkirakan telah 100 tahun lamanya belum pernah ada karya besar," kata I Ketut Puspa Yasa.

saat upacara mapepada wewalungan kemarin, dipuput Ida Pedanda gede Ketut Kekeran, dari Geria Bajing, Banjar Bajing, Desa Tegak, Klungkung.

Sebelumnya menggelar upacara melasti ke Segara (laut) Batu Klotok, Klungkung, Sukra Wage Uye, Jumat (11/10).

"Nantinya di puncak Karya Mamungkah lan Nubung Daging, diawali melaspas seluruh palinggih selanjutnya dilaksanakan rangkaian karya," katanya. Bertindak sebagai Wiku Tapini Ida Pedanda Istri Ketut Kekeran dan Yajamana Ida Pedanda Gede Ketut Kekeran, dari Geria Bajing, Banjar Bajing, Desa Tegak, Klungkung. *k16

loading...

Komentar