nusabali

Sekda dan Adik Bupati Bidik Bangli 1

IB Giri Putra, Made Subrata, Ketut Mardjana Masuk Survei Golkar

  • www.nusabali.com-sekda-dan-adik-bupati-bidik-bangli-1

Sekda Bangli IB Gede Giri Putra sudah konsultasi dengan keluarga dan pendu-kungnya buat merancang strategi maju ke Pilkada 2020

BANGLI, NusaBali

Nama Sekda Kabupaten Bangli IB Gede Giri Putra dan adik Bupati Bangli Made Gianyar, I Made Subrata, masuk bursa kandidat calon di Golkar untuk Pilkada Bangli 2020. IB Giri Purtra disebut-sebut hanya siap maju tarung jika dapat posisi Calon Bupati (Cabup) Bangli. Demikian pula Made Subrata, incar kursi Bangli 1 di Pilkada 2020.

Informasi terkini yang dihimpun NusaBali, Senin (7/10), IB Giri Putra tidak mau tarung ke Pilkada Bangli 2020 dengan posisi Calon Wakil Bupati (Cawabup). Adik kandung Bupati Bangli terakhir era Orde Baru, IB Gede Agung Ladip, ini hanya mau maju tarung jika diberi jatah sebagai Cabup Bangli.

Sumber NusaBali yang merupakan keluarga besar IB Giri Putra dari Griya Brahama Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli menyebutkan, Sekda Bangli baru akan pensiun 4 tahun mendatang. “Kalau dapat jatah Calon Wakil Bupati, kemungkinan dia (Giri Putra) tidak mau maju tarung. Mendingan jadi Sekda Bangli saja," katanya.

Birokrat asal Griya Brahman Bukit ini menyebutkan, Giri Putra sudah banyak konsultasi dengan keluarga dan para pendukungnya, buat merancang strategi maju ke Pilkada Bangli 2020. "Saran dan masukan dari keluarga dan pendukung sudah banyak mengalir. Sekarang hanya menunggu keputusan akhir, yakni rapat keluarga besar," katanya.

Dikonfirmasi NusaBali secara terpisah di Bangli, Senin kemarin, Giri Putra mengatakan dirinya sebagai orang Bangli wajib hukumnya untuk mengabdikan diri buat daerah. Menurut Giri Putra, sepanjang ada dukungan dari partai politik dan masyarakat, dirinya siap maju tarung ke Pilkada Bangli 2020.

“Kalau ada partai politik yang mau mengusung dan masyarakat juga mendukung, saya pasti maju ke Pilkada 2020. Sebaliknya, walaupun saya bilang mau maju, tapi partai tidak ada yang mendukung, bagimana bisa maju ke Pilkada? Papar Giri Putra yang notabene adik kanding Ida Bagus Ludra, mantan Cabup Bangli dari Jalur Independen di Pilkada Bangli 2010.

Giri Putra menyebutkan, dirinya bisa saja maju ke Pilkada Bangli 2020 lewat Jalur Independen (perseorangan), tapi itu sangat berat. Berbeda jika masyarakat menginginkan dan menudukungnya. “Bisa saja masyarakat mengumpulkan KTP untuk mengajukan saya maju lewat jalur perorangan,” kata Giri Putra.

Disinggung terkait posisi yang diinginkan, apakan jadi Bupati atau Wakil Bupati, menurut Giri Putra, hal tersebut terlalu dini untuk dibahas. Untuk masalah posisi, tentu akan ada prosesnya di partai. Dan, sudah barang tentu partaiyang lebih tahu hal tersebut.

“Jadi, saya tidak berani menyebutkan. Kalau sekarang bilang posisi Bangli 1 atau Bangli 2, tapi nantinya berbeda, tentu jadinya tidak enak. Dari partai tentu akan membuat simulasi paket dan melaksanakan survei. Partai pasti ingin calon yang diusungnya menang Pilkada,” tegas putra dari Bupati Bangli pertama (1960-1969) Ida Bagus Made Sutha yang meninggal saat pidato ini.

IB Giri Putra sendiri masuk bursa calon di internal Golkar untuk Pilkada Bangli 2020. Giri Putra masuk bursa bersama sejuml;ah tokoh lainnya, termasuk I made Subrata, adik kandung Bupati Made Gianyar yang kini menjabat Kepala Desa (Perbekel) Bunutin, Kecamatan Kintamani, Bangli. Selain itu, ada juga I Ketut Mardjana, pengusaha jasa pariwisata asal Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani yang mantan Dirut PT Pos Indonesia.

Made Subrata digadang-gadang akan berpaket dengan Giri Putra. Subrata disebut-sebut akan menempati posisi Cabup Bangli, sementara Giri Putra di posisi Cawabup. Bisa juga sebaliknya, Giri Putra di posisi Cabup dan Made Subrata posisi Cawabup. Pasangan ini diskenariokan akan tarung head to head melawan Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar, yang kemungkinan diusung PDIP sebagai Cabup-Cawabup Bangli di Pilkada 2020.

Made Subrata sendiri mantap akan maju ke Pilkada 2020 sebagai Cabup Bangli, dengan slogan KBS (Kintamani Bangli Satu). Adik kandung Bupati Made Gianyar ini didukung belasan Perbekel se-Kecamatan Kintamani dan Kecamatan Bangli. Salah satu pendukungnya yakni Perbekel Batukaang (Kecamatan Kintamani), I Nyoman Yudana, mengatakan dari pertemuan dengan para kepala desa dan tokoh masyarakat, Made Subrata diinginkan maju sebagai Cabup Bangli, bukan Cawabup. “Sudah keputusan bulat Pak Made Subrata menjadi Calon Bupati. Kita akan bersaing untuk posisi Bangli 1,” tegas Nyoman Yudana kepada NusaBali di Bangli, Senin kemarin.

Yudana menyebutkan, pasca pengunduran diri Made Subrata sebagai kandidat Cawabup Bangli di internal PDIP, para Perbekel dan tokoh masyarakat sudah melakukan pertemuan. Dari pertemuan itu, muncul kebulatan tekad agar Subrata diusung sebagai Cabup Bangli. “Ini merupakan aspirasi dari para Perbekel dan tokoh masyarakat,” beber Yudana.

Sementara itu, Plt Ketua DPD I Golkar Bangli, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, menyebutkan Made Subrata sudah mengatakan akan maju ke Pilkada Bangli 2020 dengan naik kendaraan partainya. Subrata bahkan sudah merapat ke rumah Demer di Jalan Tunjung I Nomor 11 Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Sabtu (5/10) malam, berbalut acara majenukan atas meninggalnya Ida Ayu Onik Mindawati (istri Demer).

Menurut Demer, Subrata sudah menyampaikan keinginannya maju ke Pilkada Bangli 2020 naik kendaraan Golkar. “Keinginan itu disampaikan langsung kepada saya saat Pak Made Subrata melayat ke rumah, Sabtu malam," ungkap Demer yang juga Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Bali DPP Golkar kepada NusaBali, Senin kemarin.

Demer menegaskan, Subrata nantinya akan disurvei elektabilitasnya. Demikian pula IB Giri Putra, akan disurvei Golkar. "Adik Bupati Bangli (Subrata) akan kita survei. Sekda Bangi IB Giri Putra juga akan kita survei,” tandas anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali empat kali periode ini.

Ketika ditanya soal wacana paket Subrata-Giri Putra di internal Golkar, menurut Demer, belum sampai sejauh itu. Sebab, akan dilakukan komunikasi dulu. "Juga kita lihat nanti hasil surveinya bagaimana? Siapa layak posisi Bangli 1. Itu kan survei yang menentukan. Kita persilakan yang bersangkutan untuk turun ke masyarakat mensosialisasikan diri," kata Demer.

Bagaimana dengan Ketut Mardjana? "Semuanya nanti dipersilakan berproses. Kita lihat survei-lah. Kan inventarisir dulu, siapa-siapa yang siap maju ke Pilkada Bangli 2020," sergah politisi Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini. *esa,nat

Komentar