nusabali

Anggaran Pertahanan Dinaikkan Lebih dari Rp 131 Triliun di 2020

HUT Ke–74 TNI di Bali Dimeriahkan Atraksi Beladiri Militer Prajurit Kodam IX/Udayana

  • www.nusabali.com-anggaran-pertahanan-dinaikkan-lebih-dari-rp-131-triliun-di-2020

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Bali bertajuk ‘TNI Profesional Kebanggaan Rakyat’, melibatkan 5 batalyon upacara, yakni 4 batalyon TNI-Polri dan 1 batalyon campuran unsur pemerintah daerah, pecalang, dan pelajar.

MANGUPURA, NusaBali

“Ada penekanan kepada seluruh prajurit TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan, yang pertama berpokok iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa serta luaskan hati untuk terus beribadah karena kepadanya lah kita berserah diri,” kata Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, saat mewakili pembacaan amanat Panglima TNI, di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (5/10). Hadir di acara tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose, sejumlah pejabat, dan masyarakat.

“Kedua, tingkatkan soliditas TNI dan pegang teguh nilai-nilai keprajuritan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” sambungnya.

Mayjen Susianto melanjutkan, poin yang menjadi pedoman bagi prajurit TNI untuk meningkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dan tugas yang kian kompleks.

“Kemudian, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak jadilah agen perubahan yang positif dan terakhir jalani berbagai tugas dengan ikhlas karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara ini,” tegasnya seperti dilansir Antara.

Mayjen Susianto menyampaikan terima kasih kepada bangsa Indonesia terutama masyarakat Bali atas dukungan yang diberikan. Pangdam mengaku masih banyak kekurangan dari TNI yang perlu dibenahi secara bersama-sama. TNI siap menerima masukan dan dikoreksi oleh semua komponen bangsa.

“Pada momentum HUT ke–74 TNI ini izinkan saya atas nama prajurit TNI mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia khususnya Bali. Di mana saat ini kami bisa melaksanakan tugas. Meskipun kami masih banyak kekurangan, kami yakin apa yang kami persembahkan ini semua untuk bangsa dan negara Indonesia. Kami mohon doa restu agar kami dapat mengemban amanat untuk menjaga dan mengawal negara dan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Kini yang tengah dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah pelantikan Presiden pada 20 Oktober mendatang. Dia mengajak masyarakat untuk tidak bertindak inkonstitusional. Siapa pun yang melanggar konstitusi tidak hanya berhadapan dengan prajurit TNI tapi berhadapan dengan semua bangsa dan masyarakat.

Sementara Kapolda Bali Irjen Pol Dr Drs Petrus Reinhard Golose MM mengatakan bahwa keberadaan TNI dan Polri adalah tulang punggung keamanan dalam mengawal pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, pada (20/10) mendatang.

“Kerjasama dengan TNI dan Polri merupakan tulang punggung yang khususnya menjaga keamanan. Kita lihat bahwa keberadaan kerjasama antara TNI dan Polri sehingga kita bisa menjaga keamanan di Bali, tidak ada kegiatan signifikan yang bisa mengganggu keberadaan di Provinsi Bali ini,” kata Kapolda Bali.

Pihaknya juga mengapresiasi masyarakat yang ada di Bali karena memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga tanah air sendiri.

Menurut dia, dari kegiatan demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu, baik oleh mahasiswa dan masyarakat benar dilakukan oleh perwakilan tanpa diselipkan agenda lainnya.

“Apresiasi saya kepada masyarakat dan mahasiswa bersama aparat keamanan, saat demonstrasi tidak disusupi agenda lain, dan bagaimana kita menjaga keamanan dan mensejahterakan masyarakat di Bali dengan kerjasama Polri dan TNI,” katanya.

Menyambut HUT ke-74 TNI di Bali, prajurit TNI IX/Udayana turut menampilkan aksi demonstrasi Sparco (Spartan Comando), Halang Rintang (HR), BDM (gerakan dasar, rangkaian gerak, double stik), dan simulasi melintasi rintangan api.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan prajurit. Jokowi berjanji meningkatkan tunjangan kinerja TNI pada 2020.

“Pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi prajurit TNI, anggaran pertahanan tahun 2019 yang Rp 121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp 131 triliun di tahun 2020. Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun dan akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020,” kata Jokowi dalam peringatan HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10).

Diketahui tunjangan kinerja TNI terakhir kali naik pada 2018 lewat Peraturan Presiden Nomor 102 Tahun 2018. Beleid tersebut menggantikan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Selain diberikan penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, TNI juga diberikan tunjangan kinerja setiap bulan. Tunjangan kinerja tersebut diberikan setelah mempertimbangkan penilaian reformasi birokrasi, capaian kinerja organisasi, dan capaian kinerja individu.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 102 tahun 2018, tukin pegawai TNI dibagi berdasarkan kelas jabatannya masing-masing. Kelas tersebut terbagi mulai dari kelas 1 hingga 17, serta kelas KASUM, WAKASAD, WAKASAL, WAKASAU, dan kelas KSAD, KSAL, KSAU.

Adapun tunjangan kinerja per jabatan mulai dari yang terendah hingga tertinggi adalah Rp 1,96 juta - Rp 37,8 juta.

Jokowi mengatakan cita-cita Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi di dunia harus didukung TNI yang kuat. Karena itu, pemerintah akan mendorong belanja pertahanan yang memanfaatkan teknologi tinggi.

“Oleh karena itu belanja pertahanan kita arahkan menjadi investasi pertahanan, pemanfaatan teknologi tinggi ke depan tidak bisa ditawar lagi, rencana strategis kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF) tahap ketiga periode 2019-2024 segera difinalkan, demikian pula rencana jangka panjang hingga 100 tahun Indonesia merdeka. Alutsista yang digunakan TNI harus semakin maju dan SDM TNI harus semakin tangguh dan adaptif dan berjiwa sapta marga,” ujar Jokowi seperti dilansir detikcom.

Jokowi sebagai panglima tertinggi TNI menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh prajurit. Pertama, TNI diminta menyesuaikan dengan pemanfaatan teknologi baru.

“Prajurit TNI masa depan harus mempunyai kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri,” tuturnya.

TNI juga diminta untuk meninggalkan ego sektoral. TNI, kata Jokowi, harus mampu bekerja sama dengan kementerian dan lembaga.

“Kedua, prajurit TNI tidak boleh lagi terjebak dalam ego matra, TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga seperti Polri BNPT, BNPB, dan Bakamla. Prajurit TNI wajib menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat, melalui operasi bakti dan program tentara manunggal membangun desa,” ujar dia.

Jokowi mengatakan pemerintah saat ini telah menambah jabatan baru untuk para perwira tinggi TNI. Jokowi juga menyiapkan ratusan jabatan baru untuk perwira berpangkat kolonel. Selain itu, ada ratusan jabatan baru juga untuk para perwira tinggi.

“Pemerintah saat ini harmonisasi rancangan peraturan presiden tentang organisasi TNI yang akan menambah lebih dari 450 posisi baru untuk perwira berpangkat kolonel, dan 300 lebih posisi baru untuk perwira tinggi TNI,” ujar dia.

Sedangkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C gratis bagi prajurit TNI. Layanan ini diberikan sebagai kado pada HUT ke-74 TNI.

“Iya program ini diberikan dalam rangka menyambut HUT TNI. Kami bekerja sama dengan BRI dan BI untuk pelayanan penerbitan SIM A dan SIM C perpanjangan khusus bagi anggota TNI, dan ini gratis,” kata Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri dalam keterangannya, Sabtu (5/10).

Fahri mengatakan layanan perpanjangan SIM A dan SIM C ini berlaku untuk anggota TNI yang masih aktif. Peserta diwajibkan melampirkan fotokopi KTA TNI dan tidak boleh diwakilkan. “Layanannya masih berlangsung sampai siang ini (kemarin),” imbuhnya.

Adapun pelayanan tersebut dilakukan di Skadron 45 Halim Perdanakusuma dan Kodam Jaya di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, serta di Kodim 0502 Jakarta Utara. *pol

loading...

Komentar