nusabali

Jembatan TMMD Permudah Krama Lakukan Upacara Nganyut

  • www.nusabali.com-jembatan-tmmd-permudah-krama-lakukan-upacara-nganyut

Pembuatan jembatan pada program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) tak hanya percepat akses pelajar ke sekolah, tetapi juga permudah krama di dua desa, Desa Bongan dan Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, lakukan upacara nganyut (upacara serangkaian pengabenan).

TABANAN, NusaBali

Sebab selama ini krama di dua desa itu jika menggelar upacara nganyut mesti melintasi jalan setapak. Kala hujan turun, krama akan kesulitan karena kondisi jalan menjadi licin ditambah debit air Sungai Yeh Empas tersebut besar. Dan sesuai jadwal, pembangunan jembatan TMMD sudah dibuka secara resmi pada Rabu (2/10). Pembangunan jembatan akan tuntas pada awal November 2019.

Upacara pembukaan yang bertempat di Lapangan Desa Gubug dihadiri oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga sekaligus menjadi inspektur upacara. Hadir pula Komandan Korem 163 Wirasatya Kolonel Arh AM Suharyadi, Sekda Tabanan Gede Susila, Dandim se-Bali, dan seluruh OPD di Pemkab Tabanan.

Kelian Adat Banjar Tonja Desa Gubug I Nyoman Sujana, mengungkapkan rasa senang atas pembangunan jembatan ini. Sebab selain mempercepat akses perekonomian dan pelajar, juga mempermudah melaksanakan upacara nganyut. “Sekarang kami krama dua desa tidak perlu kesulitan untuk melaksanakan upacara nganyut. Yang mulanya jalan setapak kalau ada hujan licin, dengan adanya pembangunan jembatan ini, menjadi mudah,” ungkapnya ketika ditemui di lokasi.

Dijelaskannya, yang memanfaatkan Tukad Yeh Empas untuk melaksanakan upacara nganyut adalah Desa Gubug dan Desa Bongan. Biasanya setelah melaksanakan upacara ngaben abunya akan dihanyutkan ke Tukad Yeh Empas. Sebab air Tukad Yeh Empas bermuara ke Pantai Yeh Gangga. “Sampai saat ini masih dimanfaatkan, dan apabila sudah ada jembatan tentu aksesnya lebih mudah,” akunya.

Selain itu, menurut Sujana, Tukad Yeh Empas juga dipergunakan krama Desa Bongan untuk melaksanakan upacara ngangkit serangkaian upacara 3 bulanan. Ngangkit merupakan salah satu upacara untuk memohon keselamatan sang bayi.

Made Dirga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas pembangunan jembatan melalui program TMMD ke-106 di Kabupaten Tabanan. Sebab jembatan yang dibangun akan mempermudahkan masyarakat beraktivitas. Terutama pembangunan jembatan ini menjadi salah satu solusi jika di Jalur Bypass Ir Soekarno macet.

Hal serupa juga disampaikan oleh Danrem 163 Wirasatya Kolonel Arh Suharyadi. Dia mengucap terima kasih kepada Pemkab Tabanan yang telah mendukung TMMD ke-106. Program TMMD adalah kolaborasi TNI, masyarakat, dengan pemerintah daerah. Dan diharapkan lewat program TMMD kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. “Masyarakat yang ke pasar, sawah, dan sekolah bisa lebih singkat, yang sebelumnya menempuh jarak lumayan melambung,” ujarnya. *des

Komentar