nusabali

Lagi, Lahan Perkebunan Perusda Bali Terbakar

  • www.nusabali.com-lagi-lahan-perkebunan-perusda-bali-terbakar

Kebakaran lahan kembali terjadi di areal perkebunan Perusda Bali Unit Perkebunan Pulukan, Banjar Pasar, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Senin (9/9) sore.

NEGARA, NusaBali

Kebakaran yang terjadi di lahan perkebunan karet itu menjadi kebakaran yang keempat kali dalam kurun dua pekan terakhir.

Sebelumnya, kebakaran yang pertama di areal lahan perkebunan Perusda Bali selama musim kemarau belakang ini terjadi pada Rabu (28/8) lalu. Waktu itu, api meludeskan sekitar 20 are semak belukar dan beberapa pohon di lahan yang banyak ditanami mahoni dan pisang. Kemudian secara bertuturut-turut pada Sabtu (31/8) dan Rabu (4/9), terjadi kebakaran di lahan tempat perkebunan karet, dengan luas areal kebakaran mencapai sekitar 10 hektare.

“Yang tadi (kemarin), lokasi kebakaranya kembali di areal perkebunan karet. Jadi, sudah empat kali kebakaran. Dari empat kali kejadian, tiga kali di areal perkebunan karet. Titik lokasi kebakarannya beda-beda,” ujar Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) pada Satpol PP Jembrana I Kade Bagus Darmawan, Senin kemarin.

Peristiwa kebakaran di perkebunan karet terjadi Senin kemarin sekitar pukul 15.10 Wita. Lokasi titik api agak jauh dari jalan, dan mobil ataupun selang dari mobil damkar tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran. Untuk memadamkan api yang telah merembet hampir seluas 1 hektare, terpaksa dilakukan secara manual dengan menggunakan kayu maupun dedaunan di lokasi sekitar. “Karena tidak bisa menjangkau, kami lakukan pemadaman secara manual bersama sejumlah warga. Kalau yang sebelumnya, masih bisa dijangkau,” ucapnya.

Mengenai penyebab kebakaran di areal lahan perkebunan Perusda Bali itu belum diketahui secara pasti. Namun ada dugaan, kebakaran terjadi karena ada oknum yang membuang puntung rokok sembarangan di sekitar lokasi, sehingga merembet pada semak belukar yang kering di sekitar lokasi. *ode

Komentar