nusabali

Warga Keluhkan Parkir Truk Bertonase Besar

  • www.nusabali.com-warga-keluhkan-parkir-truk-bertonase-besar

Dewan Denpasar Lakukan Sidak, Dishub Akan Evaluasi Rekomendasi

DENPASAR, NusaBali

Tempat parkir truk bertonase besar di Jalan Pondok Indah, Ubung, Denpasar dikeluhkan warga. Keluar masuk truk besar tersebut membuat kenyamanan warga terganggu.

Keluhan warga tersebut langsung disikapi jajaran DPRD Kota Denpasar yakni dari Fraksi PDIP DPRD Denpasar. Sejumlah anggota fraksi seperti Eko Supriadi, I Nyoman 'Ligir' Sumardika, dan Wayan Suadi Putra, langsung melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke Jalan Pondok Indah, Selasa (27/8).  

Anggota Dewan Denpasar yang melihat adanya truk dengan tonase melebihi kapasitas dan menimbulkan debu ini langsung meminta pihak Dishub segera mengevaluasi kembali surat rekomendasi yang dikeluarkan, sehingga tidak ada lagi permasalahan terjadi. Dikatakannya, jangan sampai tujuan dari Dishub ingin mengurai kemacetan dengan mengurangi kantong parkir tepi jalan justru menimbulkan permasalahan baru. "Dishub agar segera melakukan evaluasi kembali. Syukurnya dalam surat dari Dishub fleksibel, jika ada keluhan bisa dievaluasi kembali," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan yang ikut turun langsung kemarin, mengaku siap akan melakukan evaluasi. Mengingat, sudah ada keluhan dari masyarakat, terkait dengan keberadaan tempat parkir kendaraan angkutan barang di wilayah itu. “Kami akan siap melakukan evaluasi atas rekomendasi ini,” ujar Sriawan.

Menurut Sriawan, munculnya tempat parkir ini akibat adanya keluhan warga terhadap truk parkir di tepi jalan. Setelah itu, dilakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak kelurahan, LPM, serta yang lainnya mengemuka ada yang membuat kantong parkir di salah satu tanah warga. Parkir ini sudah dikerjasamakan dengan PD Parkir.

“Saat memberikan surat rekomendasi, saya sudah mewanti-wanti terkait keluhan ini. Dikatakan sudah tidak ada lagi keluhan. Jadi kami keluarkan rekomendasi dengan syarat, bila ada keluhan akan dievaluasi,” ujarnya menambahkan. *mis

loading...

Komentar