nusabali

Undiksha Kembangkan Tanaman Buah Tropis

  • www.nusabali.com-undiksha-kembangkan-tanaman-buah-tropis

Bakti Inovasi Teknologi Kemenristekdikti di Bali

SINGARAJA, NusaBali

Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan bakti inovasi teknologi di Bali. Kegiatan ini serangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja pun mendapat bagian pengembangan lahan percontohan tanaman buah tropis yang sudah menjalani perbaikan genetika oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

Lahan percontohan seluas 3,5 hektare itu diresmikan langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdkti) Prof H Mohamad Nasir PhD Ak di Kampus Undiksha Jinengdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Selasa (20/8) siang. Sedikitnya 2.400 bibit buah tropis unggul hasil perbaikan generasi itu, setelah berhasil dikembangkan di Undiksha. Harapannya pengembangan ini disebarkan ke masyarakat lain di Bali dan Buleleng khususnya.

“Kami pilih Undiksha karena ingin melihat perguruan tinggi yang ada di pinggiran, selain juga melihat sisi potensi yang ada, sehingga pertanian kita kembangkan disini. Perkebunan juga ditumbuhkan di Buleleng ini. Setelah berhasil nanti di Undiksha,  harapan kami hasil rekayasa teknologi ini bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Bali,” jelas Menteri Nasir.

Kebun buah tropis itu juga diarahkan menyasar kawasan pariwisata Bali. Buah tropis hasil perkebunan ini diharapkan mampu membaca peluang pasar akan kebutuhan buah tropis di bidang pariwisata. Buah-buah unggulan itu nanti juga diharapkan menjadi dapat menyuplai kebutuhan buah wisatawan yang datang ke Bali. “Dengan potensi yang ada Bali bisa sediakan dan alangkah baiknya gunakan buah lokal tidak import. Mayarakat juga harus disadarkan betul untk tetap gunakan buah lokal dengan pembuktian kualitas luah lokal memang lebih baik dari buah import,” jelas dia.

Selain membuka lahan percontohan buah tropis, Kemenristekdikti juga meresmikan alat air siap minum dalam upaya mengurangi sampah plastik dan bantuan sejumlah alat inovasi teknologi berupa Traktor Tangan Berbasis Android (Trolls), alat bantu pemanjat kepala, kursi roda otomatis dengan kendali android dan pupuk hayati alami.

Rektor Undiksha Prof Dr I Nyoman Jampel MPd  menyambut baik kesempatan yang diberikan Kemenristekdikti mengembangkan lahan buah tropis. “Intinya sekali setelah berhasil dikembangkan di Undiksha akan disebakan kepada masyarakat, sehingga memiliki nilai tambah dalam kesejahteraannya. Targetnya Buleleng bisa menjadi penghasil buah tropis unggulan di Indonesia bahkan nanti untuk dieksport,” kata Prof Jampel.

Prof Jampel pun mengaku setelah kepercayaan ini pihaknya segera akan mengajukan izin pembukaan prodi Pertanian di tahun 2020, untuk mematangkan lahan buah tropis yang dikembangkan saat ini. Selain juga memproduksi lebih banyak lagi teknologi tepat guna seperti alat air siap minum yang juag diresmikan Selasa kemarin.*k23

loading...

Komentar