nusabali

Kutukan Negeri Jiran Berlanjut

  • www.nusabali.com-kutukan-negeri-jiran-berlanjut

Saya rasa ini bukan akhir. Tak ada yang perlu mereka sesalkan. Pemain sudah berjuang. Saya apresiasj dengan penampilan seperti tadi, saat mereka tidak panik dan bisa membalas gol lawan.

Ditekuk Malaysia, Timnas U-18 Minta Maaf


THU DAU MOT, NusaBali
Kutukan Negeri Jiran berlanjut. Ya, Timnas Indonesia U-18 kalah 3-4 dari Malaysia U-18 pada semifinal Piala AFF U-18 2019, di Gò Đậu Stadium, Thu Dau Mot, Vietnam, Sabtu (17/8). Kekalahan itu juga membuat rapor merah Garuda Nusantara berlanjut.

Saling kejar-kejaran gol hingga 120 menit pertandingan, skuat asuhan Fachri Husaini ini yang harus menyerah. Hasil ini membuat Indonesia melanjutkan rapor merahnya saat menghadapi Malaysia di Piala AFF U-18/U-19. Dari enam laga, Timnas U-18 belum pernah menang.

Kini Indonesia menelan tiga kekalahan dan tiga kali berimbang. Kekalahan ditelan Indonesia di Piala AFF 2003 dan 2018 (kalah adu penalti), dan 2019. Sedangkan hasil imbang didapat pada edisi 2002, 2005, dan 2013.

Kekalahan itu melanjutkan kegagalan Timnas U-15 yang juga tersingkir di semifinal, usai kalah 0-2 dari Thailand. Namun Timnas U-18 akan memerebutkan tempat ketiga pada Senin (19/8), menghadapi lawan yang kalah dalam semifinal lainnya, antara Australia dan Myanmar.

Gelandang Timnas U-18, Brylian Aldama meminta maaf setelah timnya menelan kekalahan menyakitkan dari Malaysia pada semifinal Piala AFF U-18 2019. Akibat kekalahan ini, skuat Garuda Nusantara gagal melaju ke babak final.

"Kami sudah berjuang maksimal di atas lapangan. Semua sudah kami berikan. Mohon maaf belum bisa memberikan kemenangan untuk Indonesia," kata Brylian.

Pelatih Fachri Husaini meminta para pemainnya untuk tidak terlarut dalam kekecewaan setelah dikalahkan Malaysia. Apalagi, Garuda Nusantara akan tampil pada Kualifikasi Piala AFC U-19 2020, November nanti.

"Saya rasa ini bukan akhir. Tak ada yang perlu mereka sesalkan. Pemain sudah berjuang. Saya apresiasj dengan penampilan seperti tadi, saat mereka tidak panik dan bisa membalas gol lawan," kata Fakhri.

Laga  berjalan sengit dan terbuka.  Malaysia unggul lebih dulu,  lewat Aiman Afif Afizul menit 19. Indonesia  menyamakan 1-1 lewat Beckham Putra di injury time babak pertama. Di babak kedua menit 54, Malaysia unggul 2-1.

Indonesia menyamakan skor 2-2 di menit ke-79 lewat Fajar Fathur Rahman. Indonesia berbalik unggul 3-2 pada menit 81, lewat serangan balik, Muhammad Salman Alfarid. Namun Malaysia mendapat penalti pada menit ke-84 dan mengubah skor 3-3. Di babak tambahan, Malaysia mencetak gol pada menit 98 dan mengubah skor 4-3 hingga laga berakhir.  *ant

loading...

Komentar