nusabali

Bisnis Hortikultura 'Istirahat'

  • www.nusabali.com-bisnis-hortikultura-istirahat

Manggis dan alpukat yang menjadi ‘kebutuhan’ tak tersedia lagi, karena di luar Bali pun sudah habis.

DENPASAR, NusaBali

Pelaku bisnis hortikultura Bali, terpaksa ‘istirahat’. Hal itu disebabkan, habisnya musim buah. Setelah sebelumnya, manggis yang harus didatangkan dari Medan dan alpukat dari Lampung, kini kedua buah tersebut juga habis di kedua daerah tersebut. Sedang panen di Bali, baru akan mulai mulai Oktober sampai Desember.

“Memang bisnis horti sekarang terpaksa istirahat,”  ujar Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Hortikultura Indonesia (Aspehorti) Bali I Wayan Sugiarta, Senin (12/8).

Kata Sugiarta, hampir semua jenis buah tidak musimnya sekarang. Selain manggis, alpukat. Buah yang juga harus menunggu musim panen adalah durian, rambutan dan yang lainnya.  “ Yang masih bisa rutin, adalah papaya, melon, semangka dan nenas,” jelas Sugiarta. Karena mau tidak mau, bisnis horti terimbas. “Bagaimana, memang  musimnya demikian,” ucapnya.

Kata Sugiarta, dia kini hanya melayani penyediaan keempat jenis buah yang masih bertahan itu, yakni semangka, melon, nenas dan papaya. “Ini yang  memang rutin dibutuhkan hotel,” jelasnya. Tiap hari sekitar 500 kilogram dipasok kebutuhan buah tersebut.

Sebelumnya I Made Sianta, menyatakan hal senada. Pelaku bisnis hortikultura asal Pupuan Tabanan. “Sekarang manggis baru berbunga, demikian juga durian baru berbunga. Nanti panennya Desember, “ ujar Sianta.

Karena itulah pasokan buah untuk supermarket, yang menjadi mitranya juga tak bisa dilakukan. Pihak swalayan, kata Sianta juga memahami hal itu. Kata Sianta, jika sebelumnya dia bisa mendatangkan manggis dari Medan. Hal itu tak mungkin lagi dilakukan. Karena di Medan, manggis juga habis. Sama halnya dengan alpukat yang sempat didatangkan dari Lampung juga habis. “Ada dari Kudus (Jawa Tengah) tetapi harganya tak memungkinkan karena mahal,” jelasnya.  Menurut Sianta, dia kini hanya bisa memasok  salak gula pasir saja.

Sementara jika panen raya nanti, untuk di Pupuan saja 10 ton manggis dihasilkan setiap hari. Sedangkan durian tidak kurang dari 5.000-an biji per hari. “Nanti pada saat Denpasar Festival, kami sudah siap dengan buah itu,” harapnya. *k17

loading...

Komentar