nusabali

Nyaris Lindas Pengendara Motor

  • www.nusabali.com-nyaris-lindas-pengendara-motor

Untuk menghindari seorang pengendara motor yang membuntuti, sopir banting setir sehingga ban truk masuk got.

Tak Kuat Nanjak, Truk Proyek Ngatret

GIANYAR, NusaBali
Sebuah truk proyek, nopol DK 3363 SF,  saat mengangkut lemstone (pecahan batu putih)  ngatret di jalan tanjakan Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Gianyar, Jumat(19/7), sekitar pukul 07.30 Wita. Truk asal  dikemudikan, Mustari,46, asal Lombok, ini pun nyaris melindas pengendara motor di belakangnya.

Karena kesigapan pengendara motor  di belakang truk, maka tak ada korban dalam peristiwa itu. Sopir Mustari mengatakan, truk yang dikemudikan tidak kuat nanjak, setelah berbagai upaya dilakukan. "Padahal hampir berakhir tanjakan truk tak kuat narik, dan akhirnya ngatret," ujarnya.

Untuk menghindari seorang pengendara motor yang membuntuti, sopir banting setir sehingga ban truk masuk got. "Saya sudah kendalikan, tapi truk tak kuat juga nanjak," katanya.

Diungkapkan, sesungguhnya beban truk masih batas normal. Namun, karena tanjakan jalan yang cukup tajam, truk tak kuat nanjak. Dikatakan, dirinya memang baru pertama kali mengirim material ke desa tersebut. "Kelihatannya jalan landai, tapi ternyata tanjakan ini menjadikan beban truk makin berat," ujarnya.

Kejadian itu nyaris menelan korban warga asal Banjar Susut, Desa Buahan, pengendara sepeda motor yang mengikuti di belakang truk. Untung, setelah truk tak kuat, warga pengendara motor cepat minggir ke kanan. "Setelah dilihat truk tak kuat naik, pengendara motor ini cepat menghindari pantat truk ngatret itu," jelas

Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja, saat dikonfirmasi, Jumat (19/7). Kapolsek Sudyatmaja mengungkapkan, jalan Payangan – Buahan, setelah jembatan dari arah timur, memang memiliki tanjakan yang cukup curam. Kalau tidak hati-hati, bisa celaka. Terlebih di lokasi kejadian, tanjakan memang cukup tajam. Tapi, karena tanjakan panjang kelihatan landai. Di lokasi tersebut, truk yang bermuatan berat kebanyakan tak bisa naik. Karena itu, dia mengimbau agar para sopir truk yang lewat di jalan ini mengurangi beban muatan truknya. Dan, tak kalah penting lagi hati-hati, karena jalan terjal dan tikungan tajam. "Intinya sopir harus mengurangi muatan. Dan hati-hati di jalan ini," sarannya.

Untuk diketahui, peristiwa truk ngatret karena jalan nanjak dan beban muatan berat hingga mengancam nyawa itu, sering terjadi di jalur Payangan – Buahan. Namun hingga kini pihak terkait belum punya upaya efektif untuk mengantisipasi ancaman bahaya tersebut. *nvi

loading...

Komentar