nusabali

6 Orang Diburu, Korban Bukan Target

  • www.nusabali.com-6-orang-diburu-korban-bukan-target

Pencarian enam orang yang masuk DPO ini masih di wilayah Bali, diperkirakan yang bersangkutan belum sampai keluar.

Polisi Dalami Kasus Penebasan Maut di Batuan, Gianyar

GIANYAR, NusaBali
Setelah ditetapkan 6 orang tersangka dalam kasus penebasan maut di Banjar Dentiyis, Desa Bantuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/6) lalu, Polres Gianyar terus lakukan pengembangan terkait pelaku lainnya. Terakhir sebanyak 6 orang ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron yang diduga kuat terkait kasus yang menewaskan seorang anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) ini.

Kapolres Gianyar, AKBP Waluya SIK saat dikonfirmasi di Mapolres Gianyar, Kamis (16/6) mengungkapkan selain 6 tersangka yang sudah ditahan dan 6 orang wajib lapor, pihaknya juga menetapkan 6 orang masuk DPO dan kini masih dalam proses pengejaran. Enam orang itu masing-masing berinisial DS, GT, Ketut S, BY, Mang D dan RG. Mereka masuk DPO, karena diduga kuat terlibat dalam kasus penebasan maut itu.  

Pencarian saat ini masih di wilayah Bali, diperkirakan yang bersangkutan belum sampai keluar. AKBP Waluya mengatakan pihaknya sempat lakukan penggeledahan di tempat-tempat persinggahan DS, namun tidak ditemukan apapun, baik yang bersangkutan maupun barang-barang yang mencurigakan. DS yang diduga sebagai otak dari kasus ini, masih dalam pengejaran begitu pun lima orang lainnya.

Terkait ini Polres Gianyar juga sudah membuat surat pengantar DPO. "Baru dua hari yang lalu saya tandatangani," ungkap AKBP Waluya sembari menegaskan pihaknya bekerja tegas, namun terukur dalam mengungkap kasus itu. Sementara itu kendaraan yang sudah diamankan, antara lain Toyota Avanza merah maroon nomor polisi DK 1460 FF, Suzuki Ertiga abu-abu nomor polisi DK 1469 BX, dan Daihatsu Xenia abu-abu dengan nomor polisi DK 311 AA. Ketiga mobil tersebut kini sudah di Mapolres Gianyar.

AKBP Waluya juga mengungkapkan korban penebasan Dewa Gede Artawan,31, sebenarnya bukanlah target. "Korban bukan target, melainkan random (acak)," ungkapnya. Selain itu pengakuan tersangka beberapa waktu lalu yang mengatakan datang dari tajen juga terbantahkan. Kemudian pemilik kendaraan yang menyewakan mobil sudah memiliki kecurigaan, mobil disewa lebih dari lima hari, namun belum ada pembayaran. Selanjutnya pemilik mobilpun menarik kendaraannya.  

Sebelumnya diberitakan bentrok yang diduga melibatkan ormas hingga merenggut korban nyawa, kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah Dewa Gede Artawan, 31, anggota ormas yang tewas bersimbah darah ditebas tiga orang bercadar di Gang Kabetan, Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Jumat (3/6) siang. Selain korban Dewa Gede Artawan, dua rekannya yang naik motor berboncengan juga terluka setelah motornya diserempet mobil saat bersamaan.

Dalam kasus itu, polisi sudah menetapkan enam orang tersangka, yakni Wayan Buda Artama alias Buda, 24 (asal Jalan A Yani Utara, Denpasar), I Gede Nyoman Sukarta Yasa alias Radit, 23 (asal Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan), I Made Edi Ariyanta, 30 (beralamat di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, dan I Made Putra Mardana, 32 (asal Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara). Keempatnya sebelumnya menyerahkan diri ke Polres Gianyar.

Dua tersangka lainnya ditangkap belakangan, yakni I Wayan Agus Jepin, 32 (asal Abiansemal, Badung) dan I Nyoman Budiasa alias Samson, 31 (asal Denpasar). Tersangka Nyoman Budiasa dan Wayan Agus Jepin diketahui berperan sebagai sopir yang mengangkut para tersangka lainnya hingga tiba dan meninggalkan lokasi TKP. 7 cr62

Komentar