nusabali

Kembangkan Leci, Bupati Siapkan Lahan 14 Hektare

  • www.nusabali.com-kembangkan-leci-bupati-siapkan-lahan-14-hektare

Kecamatan Payangan, Gianyar, punya maskot buah Leci. Jaman dulu, pohon Leci tumbuh hampir di sepanjang jalan raya Payangan.

GIANYAR, NusaBali

Namun kini berangsur punah. Guna mengangkat kembali citra buah Leci Payangan, Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra mengaku telah menyiapkan lahan 14 hektare.

"Buah leci di sana memang sebagai produk khas di desa setempat. Bahkan salah satu buah yang dibanggakan oleh masyarakat di sana. Tapi tahun 1977 - 1978 itu ada listrik masuk desa, sehingga ditebang semua pohon Leci di sebelah barat jalan untuk pasang tiang listrik," paparnya, beberapa waktu lalu.

Sedangkan leci yang di sebelah timur jalan sempat dibiarkan oleh pemilik rumah, namun akhirnya ditebang juga sehingga tinggal beberapa saja sampai saat ini. "Karena masyarakat telah mulai membuat angkul-angkul (pintu masuk rumah) dan areal rumahnya itu di tembok," ujarnya.

Kini, diakui jumlah pohon leci bisa dihitung dengan jari. "Mungkin tinggal hanya satu sampai dua leci pohon tua dan yang berumur ratusan tahun. Ini kita sedang gagas untuk penelitian tentang pembibitan pohon leci dalam satu kawasan agar tidak sampai punah. Ada lahan provinsi 14 hektare di Desa Kerta, Payangan, bisa dimanfaatkan, telajakan-telajakan dan ponggiran sepanjang sungai ayung juga bisa," tandasnya.

Dia berharap agar hasil penelitiannya nanti dapat membuat pohon leci yang sudah bisa berbuah berumur 5 tahun. "Kita cari secara ilmiah, mungkin sejenis persilangan agar menghasilkan buah yang unggul. Karena sekarang manisnya itu tidak seperti dulu. Begitu juga dengan umur pohonnya yang 5 tahun agar sudah bisa berbuah, tidak lagi harus menunggu 10 sampai 15 tahun lagi," harapnya.

Dia menambahkan lokasi yang cocok untuk menanam pohon leci juga bisa memanfaatkan tanah lapang yang ada. Dia menargetkan akan menanam bibit pohon leci sejumlah dua ribuan bibit leci ketika penelitian yang dimaksud telah rampung.

"Tanamnya juga tidak harus ngomplek, secara acak bisa. Mengingat Payangan dikenal suasananya segar dan hawanya dingin itu sebenarnya disebabkan oleh pohon leci. Baru mulai masuk kecamatan Payangan saja sudah bisa dirasakan hawanya," ungkap Bupati Mahayastra.*nvi

loading...

Komentar