nusabali

Sekjen Demokrat Puji Supadma Rudana

  • www.nusabali.com-sekjen-demokrat-puji-supadma-rudana

Sekjen DPP Demokrat, Hinca Panjaitan, memuji anggota DPR RI dari dapil Bali, Putu Supadma Rudana. Menurut Hinca, Supadma merupakan kader yang baik.

JAKARTA, NusaBali

Dia juga menguasai permasalahan di Komisi X DPR RI. Namun untuk menempatkan Putu Supadma sebagai salah satu pimpinan di Komisi X DPR RI dari Fraksi Demokrat masih menunggu keputusan dari Ketum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, masih tiga bulan lagi untuk menggodok alat kelengkapan dewan.

"Mengenai pimpinan komisi, ketum akan mempelajari siapa yang paling pas dan terbaik di bidangnya. Kita lihat, Putu Supadma di Komisi X sangat paham mengenai pariwisata dan museum. Dia kader yang baik," ujar Hinca kepada NusaBali di Kompleks Parlemen.

Terkait perolehan kursi Demokrat dapil Bali yang turun dari dua menjadi hanya satu kursi di DPR RI, Hinca mengatakan penurunan kursi tidak hanya di Bali, melainkan di daerah lain, seperti Sulawesi Selatan dan Papua juga. Hasil itu, kata Hinca, tak terlepas dari politik identitas. Di mana dalam pemilu serentak 2019 lalu, Demokrat berada di barisan pendukung 02, yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sementara di sana pendukung 01, yaitu Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sangat kuat.

"Ini realitas politik identitas yang berdampak kepada Demokrat. Ini menjadi resiko politik dan pelajaran berharga bagi kami. Kami akan evaluasi dan kerja keras lagi. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi ke depannya," kata Hinca. Disinggung apakah ada sanksi bagi DPD Demokrat Bali lantaran tidak berhasil mempertahankan dua kursi, Hinca menegaskan tidak ada. Sebab, situasi dan kondisi pileg dan pilpres digabung. Berbeda bila pemilihan itu dipisah.

Meski begitu, Hinca menilai hasil Demokrat di pileg secara keseluruhan cukup baik. Lantaran mereka mendapat 54 kursi atau 7,77 persen suara. "Ini merupakan prestasi baik di tengah-tengah landscape politik yang berubah drastis," imbuhnya. *k22

Komentar