nusabali

Turis Amerika Hilang Terseret Ombak di Nusa Penida

  • www.nusabali.com-turis-amerika-hilang-terseret-ombak-di-nusa-penida

Seorang wisatawan asal Amerika Serikat, Aviv Meshil, 23, hilang tenggelam ketika nekat bermain paddle board (mirip kano) di tengah ombak besar kawasan perairan Pantai Tanjung Sanghyang, Banjar Kawan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Senin (17/6) siang.

SEMARAPURA, NusaBali

Hingga Selasa (18/6) sore, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan dari Basarnas, TNI/Polr, dan nelayan belum membuahkan hasil.

Informasi yang dihimpun NusaBali, peristiwa maut hilangnya Aviv Meshil berawal ketika korban menyewa peralatan paddle board di Nusa Island Surf School, Pantai Tanjung Sanghyang, Desa Lembongan, Senin siang sekitar pukul 13.45 Wita. Kemudian, bule Amerika Serikat berusia 23 tahun ini langsung bermain peaddle board di perairan Pantai Tanjung Sanghyang yang kerap disebut Musrom Bay Beach.

Setelah 15 menit melakukan kegiatan paddel board, korban Aviv Meshil kemudian diteriaki oleh pemilik Nusa Island Surf School, Kadek Suika, karena muncul ombak besar. Intinya, korban diteriaki agar menjauh dari ombak besar, karena dianggap berbahaya. Namun, bule Amerika ini tidak menggubris imbauan pemilik penyewaan alat paddle board dan tetap saja melajutkan aktivitanya, bahkan semakin jauh mendayung ke tengah laut.

Beberapa lama kemudian, dua warga setempat, Ngurah Arnawa dan Made Widiana, berinisiatif terjun ke tengah laut bersama-sama menggunakan boat ukuran kecil. Mereka mendekati bule Amerika tersebut untuk menyuruhnya segera menepi ke tepi laut, karena ganasnya ombak.

Namun, korban Aviv Meshil tetap tidak mengindahkan permintaan Ngurah Arnawa dan Made Widiada. Korban terus melanjutkan aktivitas paddle board di tengah gempuran ombak besar. Saksi Ngurah Arnawa dan Made Widiada pun hanya menunggunya di pinggir pantai.

Sekitar pukul 14.30 Wita, koban Aviv Meshil menghilang dari pandangan. Bule Amerika ini dihantam ombak, lalu terseret hingga hilang tenggelam. Musibah ini kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian. Laporan diteruskan ke Basarnas Kelas A Denpasar. Upaya pencarian pun langsung dilakukan Senin sore. Namun, dalam dua hari upaya pencarian, korban Aviv Meshil belum ditemukan.

Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP I Putu Gede Ardana, mengatakan tim gabungan dari Basarnas dan TNI/Polri masih terus melakukan pencarian korban kawasan Pantai Tanjung Sanghyang, Desa Lembongan dan sekitarnya. "Tapi, sampai sore ini (kemarin) bule Amerika tersebut belum ditemukan," ungkap AKP Putu Ardana saat dikonfirmasi NusaBali di Semarapura, Selasa kemarin.

Korban Aviv Meshil merupakan bule Amerika kelahiran 1 November 1995. Bule yang mengantongi paspor nomor 503659526 ini diketahui sudah beberapa hari liburan di kawasan seberang Nusa Penida, Klungkung. Selama liburan di Nusa Penida, korban menginap di Garden Cottage, Desa Lembongan. Dia menyewa kamar seorang diri.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Kelas A Denpasar, Hari Adi Purnomo, mengatakan pihaknya sudah langsung melaklukan upaya pencarian korban Aviv Meshil di perairang Pantai Sanghyang, Desa Lembongan, sejak Senin sore. Menurut Hari Adi Purnomo, laporan atas hilangnya bule Amerika tersebut baru masuk ke Basarnas, Senin sore sekitar pukul 16.15 Wita.

“Berselang 15 menit kemudian, personel kami langsung bertolak ke Nusa Penida melalui Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, sore pukul 16.30 Wita. Saat itu, tim kami hanya sempat melakukan pencarian selama 1 jam. Sebab, tim baru tiba di lokasi menjelang malam,” ungkap Hari Adi Purnomo saat dikonfirmasi NusaBali secara terpisah di Denpasar, Selasa kemarin.

Menurut Hari, timnya yang terjun melakukan pencarian korban Nusa Penida ini dipimpin langsung Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Denpasar, IB Surya Wirawan. Mereka dilengkapi dengan peralatan pertolongan berupa Rigit Inflatable Boat (RIB).

Hari menyebutkan, saat pencarian hari pertama, Senin sore, pihaknya mengerahkan 6 personel yang dilengkapi RIB. Namun, proses pencarian yang dibantu oleh nelayan setempat tidak membuahkan hasil.

Upaya pencarian dilanjutkan Selasa pagi, namun hingga sore belum membuahkan hasil. Menurut Hari, selama proses pencarian korban, pihaknya juga berkoordinasi dengan beberapa kapal yang melintas di seputar perairan Nusa Penida. *wan, pol, dar

loading...

Komentar