nusabali

BPBD Karangasem Tangani Pohon Tumbang dan Longsor

  • www.nusabali.com-bpbd-karangasem-tangani-pohon-tumbang-dan-longsor

TRC BPBD (Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem menangani pohon aren yang tumbang dan tanah longsor bersama relawan Pasebaya Agung, relawan Destana, Dinas PUPR dan warga.

AMLAPURA, NusaBali
Penanganan pertama pohon aren tumbang di Banjar Wates Kaja, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (15/6) pukul 07.30 Wita. Berlanjut penanganan tanah longsor di Banjar Juuk Legi, Desa Duda Timur.

Pohon aren yang tumbang tinggi 15 meter, diameter 45 cm melintang di jalan desa dilaporkan Kelian Banjar Wates Kaja I Putu Pujana, kepada Perbekel Duda Timur I Gede Pawana. Selanjutnya I Gede Pawana melaporkan ke TRC BPBD Karangasem.

TRC BPBD yang dikoordinasikan Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa melakukan penanganan dengan membawa tiga chainsaw digunakan memotong batang pohon aren yang berusia tua. Penanganan itu dibantu relawan, Kelian Banjar Wates Kaja I Putu Pujana, dan warga masyarakat setempat.

Pohon aren yang roboh itu, diperkirakan berusia sekitar 40 tahun bagian akarnya telah keropos. "Pohon aren biasanya rawan roboh, batangnya besar dan berat, sedangkan akarnya sebagai penyangga cepat keropos," jelas Ida Bagus Ketut Arimbawa.

IB Ketut Arimbawa mengingatkan, jika memiliki pohon aren telah berusia cukup tua sebaiknya ditebang. Sebab, keberadaannya membahayakan, terutama di musim hujan.

Bukan hanya pohon aren katanya, pohon lainnya juga membahayakan jika usianya telah tua dan posisinya condong ke jalan raya atau ke rumah penduduk. "Lebih baik korbannya pohon itu dari pada menimbulkan risiko. Kan lebih baik ditebang, bisa digunakan bahan bangunan atau kayu bakar dari pada dibiarkan roboh sesuai keyakinan tidak lagi bisa digunakan bahan bangunan," katanya.

Usai melakukan penanganan pohon aren berlanjut menangani tanah longsor yang menimpa setengah badan jalan di Banjar Juuk Legi, Desa Duda Timur. Setengah badan jalan yang terganggu akibat longsor menghubungkan Banjar Pesangkan, menuju Banjar Juuk Legi, Desa Duda Timur.

Longsor terjadi pukul 08.00 Wita, dilaporkan Kelian Banjar Juuk Legi I Gede Tamtawi, kepada Perbekel Duda Timur I Gede Pawana. Laporan itu kemudian diteruskan ke TRC BPBD Karangasem. Saat melakukan penanganan longsor, TRC BPBD juga melibatkan petugas dari Dinas PUPR Karangasem, relawan Pasebaya Agung, relawan Destana, dan warga masyarakat.

"Kami merasa terbantu dengan adanya relawan, dan bantuan masyarakat. Di sinilah pentingnya kerjasama bersinergi," lanjut IB Ketut Arimbawa.

Perbekel Duda Timur yang juga Ketua Pasebaya Agung Karangasem I Gede Pawana mengaku siap membantu pemerintah, bidang mitigasi bencana. "Kami telah dua tahun memimpin Pasebaya Agung, selalu bersinergi dengan pemerintah mengedukasi masyarakat bidang kebencanaan Gunung Agung, tanah longsor dan pohon tumbang," jelasnya. *k16

loading...

Komentar