nusabali

BPS : Harus Segera Dikaji

  • www.nusabali.com-bps-harus-segera-dikaji

Kunjungan Wisman Menurun

DENPASAR, NusaBali

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali  Adi Nugroho menyarankan perlu segera dilakukan kajian, menyusul indikasi melesunya pariwisata Bali, yang ditandai menurunnya kunjungan wisman ke Bali dalam 3-4 bulan terakhir.

Tujuannya, untuk menemukan sebab mengapa penurunan terjadi, apakah karena faktor kelesuan ekonomi dunia atau karena penurunan daya tarik Bali sebagai tujuan wisata. Atau jangan-jangan sepuluh destinasi baru – yang ditetapkan pemerintah, sudah bekerja dan menghasilkan’sesuatu’, sehingga orang/wisatawan beralih ke sepuluh destinasi baru tersebut.

Hal tersebut disampaikan Adi Nugroho, Rabu (12/6), menyusul indikasi penurunan kunjungan wisatawan (wisman) ke Bali.

BPS mencatat, kunjungan wisman ke Bali  menunjukkan trend penurunan. Pada Maret 2019 lalu, jumlah wisman ke Bali 449.637. Dibanding Maret tahun lalu 492.678, turun -8,74 persen. Kemudian pada bulan April 2019  jumlah wisman ke Bali sebanyak 476.327. Dibanding April 2018 sebanyak 516.777, mengalami penurunan -7,83  persen.

Dikatakan Adi Nugroho, secara nasional kunjungan wisman tidak menurun, namun di Bali kunjungan wisman menurun. ”Ini harus dicermati, karena kami mencatat kunjungan wisman mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir,  dibandingkan tingkat kunjungan tahun lalu,”ujar Adi Nugroho.

Dikatakan Adi Nugroho, Bali agaknya mengalami situasi baru yang berbeda, dengan situasi  2-3 tahun terakhir. Sehingga perlu kajian yang lebih mendalam, apa sesungguhnya yang berbeda dari 2-3 tahun , sehingga memberikan indikator-indikator yang tidak mengembirakan.

“Kita harus segera tahu itu, dan segera harus bisa menyesuaikan diri,” sarannya. Syukur bisa menemukan penyebabnya, sehingga bisa dicarikan solusuinya.

Kata Adi Nugroho, harus dibuat kajian, apakah hal ini karena menurunnya tingkat perekonomian dunia, sehingga wisatawan dari penjuru dunia sedang menurun, lesu. Atau apakah ada  penurunan daya /tingkat kemenarikan wilayah Bali, sehingga wisatawan cendrung pindah ke daerah lain. *K17

loading...

Komentar