nusabali

Ikut Literasi, Peserta Dapat Sepatu

  • www.nusabali.com-ikut-literasi-peserta-dapat-sepatu

Setiap Selasa, usai belajar peserta dapat kacang ijo, Jumat dapat minuman susu.

AMLAPURA, NusaBali

Sebanyak 153 siswa SD Negeri 2 Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem diundang kegiatan literasi di rumah Perbekel Desa Tianyar Tengah, Bajar Pedahan Kaja. Kegiatan literasi di rumah kepala desa ini digelar setiap hari Selasa dan Jumat dari pukul 16.00 Wita-18.00 Wita. Mereka yang hadir dapat hadiah sepatu dan alat-alat tulis.

Perbekel Desa Tianyar Tengah I Ketut Ade Artika menyelenggarakan kegiatan literasi bekerjasama dengan Ketua Komunitas Kopi Bali I Gede Wirya. Siswa yang diundang berasal dari 5 banjar yakni Banjar Moncol, Banjar Pedahan Kaja, Banjar Padangsari, Banjar Dalem, dan Banjar Pelisan. Perbekel Ade Artika mengatakan, manfaat literasi sangat luas. Mampu meningkatkan komunikasi seseorang, meningkatkan kemampuan analisa dan berpikir. Juga membantu meningkatkan konsentrasi belajar, kemampuan merangkai kata dan menulis, mengembangkan budi pekerti, meningkatkan nilai kepribadian, dan menambah wawasan.

Literasi merupakan ketrampilan dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah. “Tujuan kami menyelenggarakan literasi agar siswa terbiasa membaca, menulis, berkomunikasi, dan memecahkan masalah,” kata Ketut Ade Artika, Jumat (7/6). Siswa katanya, tambah bersemangat ikut serta karena dapat bantuan sepatu dan buku tulis. “Sepatu sangat berharga bagi siswa kurang mampu, sehingga bisa digunakan ke sekolah,” katanya.

Disebutkan yang dilibatkan siswa kelas I hingga kelas VI. Walau tempat belajar sangat sederhana dan desak-desakan, tidak mengurangi semangat siswa untuk belajar. Di samping itu tujuannya, agar siswa sepulang sekolah terhindar dari pergaulan kurang bermanfaat, maka diajak belajar literasi dalam suasana kekeluargaan. Ketua Komunitas Kopi Bali I Gede Wirya juga turut memberikan materi pembelajaran, meyakinkan siswa pentingnya literasi. “Literasi itu bukanlah hal yang baru, tetapi merupakan ketrampilan di bidang ilmu pengetahuan dasar,” katanya.

Turut membantu mengajar siswa, guru SDN 2 Tianyar Tengah, I Nengah Karya, I Ketut Susun dan Ni Komang Kerti. Seluruh siswa dimanjakan, pada pertemuan tiap Selasa usai belajar diberikan makanan tambahan berupa bubur kacang ijo. Sedangkan pertemuan tiap Jumat, usai mengikuti pembelajaran diberikan minuman susu. Ilmu pengetahuan didapatkan selama mempelajari literasi sangat bermanfaat untuk menunjang pembelajaran di sekolah.

Apalagi nantinya menghadapi libur panjang, sehingga kegiatan di sekolah vakum,  maka literasi sangat efektif sebagai penggantinya. Pendidikan literasi juga mengacu amanat UU No 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Perpres No 87 tahun 2017. Di dalamnya menyangkut penguatan pendidikan karakter (PPK) menyangkut kepribadian siswa, yang merupakan proses iternalisasi budaya dalam diri. *k16

Komentar