nusabali

Pencarian Nelayan Penuktukan Dihentikan

  • www.nusabali.com-pencarian-nelayan-penuktukan-dihentikan

Pos SAR Buleleng bersama tim SAR gabungannya akhirnya menghentikan pencarian Ketut Suwiana, 51, nelayan hilang asal Banjar Dinas Kawanan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Senin (27/5).

SINGARAJA, NusaBali

Pencarian dan penyisiran selama tujuh hari penuh pun belum membuahkan hasil dan hingga petang kemarin Suwiana belum ditemukan. Kepala Pos SAR Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan menyatakan bahwa penghentian pencarian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hanya saja jika ke depannya ada informasi korban Suwiana ditemukan, pihaknya siap mengevakuasi. Penghentian proses pencarian pun disebut sudah dikoordinasikan kepada pihak keluarga korban. “Anggota kami di akhir pencarian juga sudah menyambangi keluarga,” kata Hendri.

Pihaknya tak memungkiri jika dalam pencarian nelayan hilang di tengah laut cukup sulit. Apalagi tempat hilangnya korban Suwiana berada cukup jauh dari garis pantai. Belum lagi berhadapan dengan arus dan gelombang pasang di tengah laut yang juga menjadi kendala dalam pencarian. Pencarian nelayan hilang di tengah laut selama ini memang kemungkinan ditemukannya sangat kecil. Meski ada beberapa kasus yang korbannya akhirnya kembali karena memiliki pegangan dan pelindung, khusus bagi mereka yang hilang terseret arus bersama perahunya. “Yang agak sulit ditemukan itu yang menghilang kemudian perahunya ditemukan. Karena lautan itu luas dan arah arus dapat berubah kapan saja,” katanya.

Dewa Hendri pun mengimbau kepada nelayan di Buleleng, agar tetap mengutamakan keselamatan saat melaut. Nelayan diharuskan menggunakan life jacket. Selain itu agar melengkapi diri dengan membawa alat komunikasi dan memberi kabar segera kepada keluarga atau petugas saat menghadapi cuaca buruk di tengah laut.

“Semestinya kalau cuaca ekstrim jangan melaut dulu, tetapi kalau memaksa juga gunakanlah alat keselamatan, yang ini sering diabaikan oleh nelayan kita. Padahal life jacket, alat komunikasi ini yang paling utama,” tegas dia. *k23

loading...

Komentar