nusabali

Anak Cerai, Ayah Gantung Diri

  • www.nusabali.com-anak-cerai-ayah-gantung-diri

Penyadap nira, I Komang Kantun, 54, warga Banjar Mumbul, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem nekat gantung diri di pohon aren, Sabtu (25/5) pagi.

AMLAPURA, NusaBali

Diduga korban depresi setelah putrinya bercerai. Korban ditemukan gantung diri di tegalan, timur rumahnya. Informasi di lapangan, sekitar pukul 06.30 Wita, saksi I Made Dwinaya, 39, bersih-bersih di tegalan milik I Komang Sujana. Saat itu saksi melihat tangga dan tali tersandar di pohon aren. Padahal kegiatan menyadap nira sudah dihentikan. Saat mendongak ke atas, saksi kaget melihat korban gantung diri di pohon aren. Saksi yang kahet kemudian balik ke rumah dan membangunkan anak kandungnya, I Komang Sumariada.

Saksi bersama Sumariada  kemudian menghubungi Kelian Banjar Mumbul, I Wayan Sudarma Suniantara. Kelian Banjar Mumbul selanjutnya menginformasikan via telepon kepada anggota Polsek Bebandem. Kapolsek Bebandem AKP I Wayan Sukarita anggota sekitar pukul 07.00 Wita tiba di lokasi kejadian. Petugas dibantu warga sekitar menurunkan korban dari ketinggian 4,5 meter dari tanah.

Selanjutnya petugas medis dari Puskesmas Bebandem memeriksa kondisi korban. Tak ada tanda-tadan kekerasan pada tubuh penyadap nira tersebut. Hanya pada leher ada luka lebam akibat terjerat tali plastik. Korban mengenakan kemeja putih, celana pendek biru dan kain batik, sepasang sandal jepit biru, satu bungkus rokok. Dari saku celananya ditemukan uang Rp 786.000. “Menurut informasi keluarga, korban depresi karena masalah keluarga. Putrinya bercerai,” kata AKP Wayan Sukarita. *k16

loading...

Komentar