nusabali

Pemkab Bangli Segera Rehabilitasi 10 Jaringan Irigasi

  • www.nusabali.com-pemkab-bangli-segera-rehabilitasi-10-jaringan-irigasi

Panjang jaringan irigasi di Kabupaten Bangli 143.488 Km, terbagi menjadi 46 DI.

BANGLI, NusaBali

Tahun ini, Pemkab Bangli akan merehabilitasi jaringan irigasi di sepuluh daerah irigasi (DI). Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 4.326.688.000 untuk rehabilitasi jaringan irigasi di delapan DI. Sementara Pemkab Bangli kucurkan dana APBD Rp 402.526.347 untuk perbaiki dua DI. Total anggaran keseluruhan Rp 5 miliar lebih.

Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Bangli, Agus Yudi Swethaambara, mengatakan perbaikan jaringan irigasi rutin dianggarkan tiap tahunnya melalaui anggaran APBD dan DAK. Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 4.326.688.000 untuk rehabilitasi jaringan irigasi di delapan DI. Perbaikan di Kecamatan Tembuku meliputi DI Tambahan dengan anggaran Rp 500.000.000, DI Tampuagan I Rp 700.000.000, DI Umelawang Rp 230.000.000. Kecamatan Bangli meliputi DI Tamanbali Rp 700.000.000, dan DI Yeh Badung Rp 409.688.000.

Perbaikan di Kecamatan Susut meliputi DI Manuk dengan anggaran Rp 600.000.000, DI Pengiangan Kawan Rp 687.000.000, dan DI Lumbuan Rp 500.000.000. “Proses pengambilan kegiatan telah memasuki tahap pengecekan dokumen perencanaan sebelum dikirim ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk ditenderkan,” terang Agus Yudi Swetaambara, Senin (20/5). Ditambahkan, untuk peningkatan jaringan irigasi, Pemkab Bangli melalui dana ABPD menyasar dua DI meliputi DI Lagaan Kecamatan Bangli dengan anggaran sebesar Rp 402.126.347 dan DI Bangkiangsidem Kecamatan Tembuku dengan anggaran Rp 400.000.000. “Jika ditotal keseluruhan anggaran rehabilitasi jaringan irigasi tahun ini lima miliar lebih. Panjang jaringan irigasi di Kabupaten Bangli 143.488 Km yang terbagi menjadi 46 DI,” jelasnya.

Sesuai perencanan, jaringan irigasi tidak lagi memakai pasangan batu, namun menggunakan beton precast. Keuntungannya, harganya lebih murah juga  tidak mudah bocor. “Pengerjaannya lebih mudah dan efisien, juga tidak mudah bocor,” tandasnya. Terkait perbaikan DAM Tamansari, Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli pasca banjir bandang, Agus Yudi mengatakan diajukan pada angggaran tahun 2020, begitu pula dengan jaringan di wilayah Tegalalang, Kelurahan Kawan Bangli. *esa

Komentar