nusabali

Bali Pacu Kunjungan Wisatawan

  • www.nusabali.com-bali-pacu-kunjungan-wisatawan

Target 6,5 juta wisman meleset, membuat Bali makin terpacu menggeber berbagai promosi sekaligus mendongkrak tingkat okupansi hotel.

Kawasan Kuta-Seminyak Jadi Daya Tarik Investor


MANGUPURA, NusaBali
Pembangunan kebutuhan akomodasi di Bali masih menjadi daya tarik bagi investor. Bahkan bukan hanya membangun, namun upgrade ataupun ganti pengelolaan manajemen hotel juga menjadi tak terelakkan untuk mendapatkan market yang lebih luas.

Pesona Bali diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra membuat banyak pihak berlomba-lomba berinvestasi akomodasi di Pulau Dewata. “Di Bali tercatat sekitar 5.000 hotel dengan ketersediaan 130.000 kamar. Dari jumlah itu tingkat keterisian baru 50 persen,” kata Gung Yuniartha.

Tapi kepada para pelaku pariwisata, diyakinkan oleh pejabat  asal Banjar Tainsiat Denpasar utara ini bahwa Pemprov Bali terus berupaya melakukan promosi dan mencari pasar-pasar baru. “Kami terus melakukan promosi dan memang promosi tidak boleh putus. Harus terus-menerus,” ucap Gung Yuniarta.

Tekad ini diucapkan Gung Yuniarta di sela-sela opening and inauguration Kyrad Royal Seminyak Bali pada Sabtu (18/5) malam. “Tahun lalu target kunjungan turis kita 6,5 juta, namun meleset menjadi sekitar 6 juta, meski angka ini juga sudah lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” urai Gung Yuniartha.

Diakui bahwa beberapa peristiwa bencana alam ikut mereduksi target yang dipasang. “Saingan Bali juga mesti diwaspadai. Kita tentu masih ingat ketika Gunung Agung belum meletus, tapi para pesaing sudah ramai-ramai bilang Gunung Agung sudah meletus,” ujarnya me-warning tingkat kompetisi destinasi pariwisata dunia.

Gung Yuniartha pun menyebutkan bahwa berbagai langkah untuk mendongkrak turis sekaligus mengisi PR keterisian 50 persen kamar hotel menjadi fokus. “Kami sudah melakukan pertemuan dengan Japan Airlines, sebelumnya juga sudah ada direct flight dari Mumbai ke Bali,” tegasnya.

Sementara itu General Manager Kyriad Royal Seminyak Bali, I Gusti Ngurah Arya Wirawan, mengatakan manajemen hotel sangat tertarik untuk membangun hotel di kawasan Kuta, karena kawasan ini sebagai tujuan wisata dunia yang sangat memerlukan fasilitas hotel yang memadai dan nyaman untuk berlibur bagi wisatawan nusantara dan mancanegara.

Hotel yang berada di kawasan Sunset Road Seminyak ini dulunya dikenal dengan nama Steenkool Hotel. Belakangan, Kyriad Hotel – Louvre Hotel Group selaku operator hotel Internasional terbesar ke-2 di Eropa dan terbesar ke-5 di dunia ini mengambilalih manajemen pengelolaan hotel berbintang 3  tersebut.

Sementara itu Liong Henky sebagai Investor mengatakan, daya tarik Bali sangat terkenal dengan keragaman budaya yang unik dan jarang ditemui di tempat lain. Alhasil dia pun percaya wisatawan akan terus mengalir ke Bali.

"Memang, Pulau Bali luar biasa sebagai salah satu tujuan pariwisata terfavorit dunia," kata Liong didampingi Mugi Harjo sebagai Director of Operation Kyriad Hotel Indonesia. *mao

loading...

Komentar