nusabali

Kakak Beradik Jadi Korban Pencabulan

  • www.nusabali.com-kakak-beradik-jadi-korban-pencabulan

WS selama ini bungkam terkait aksi bejat yang dilakuka I Wayan CA karena takut dengan ancaman pelaku.

DENPASAR, NusaBali

Aksi pencabulan terhadap anak-anak kembali terjadi. Kali ini, dua kakak beradik yaitu WS, 13, dan adiknya, KA, 10, diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan tetangga kosnya berinisial I Wayan CA, 25. Meski sudah dilakukan selama setahun, namun kasus ini baru terungkap Jumat (17/5) lalu.

Informasi yang dihimpun terungkapnya kasus ini berawal saat sang kakak, WS, mengaku kepada orang tuanya menjadi korban pencabulan yang dilakukan I Wayan CA. Tidak hanya itu, sang adik, KA, juga menjadi korban. Aksi bejat I Wayan CA ini sendiri sudah dilakukan sejak 2018 lalu. “Jadi kakak beradik ini tidak berani lapor. Baru Jumat kemarin mereka berani bicara ke orang tuanya,” tegas sumber kepolisian, Minggu (19/5).

Tidak terima kedua putrinya menjadi korban pencabulan, ayah korban berinisial I Nengah MA, 31 melaporkan kasus ini Polresta Denpasar pada Jumat siang. Dalam laporannya, MA yang merupakan siswi di salah satu sekolah SMP di Badung dan adiknya yang merupakan siswi SD mengaku dicabuli sejak 2018 lalu.

Pelaku melakukan aksinya saat orang tua korban tidak berada di kos yang berlokasi di kawasan Kuta. Modusnya, pelaku asal Karangasem itu merayu dan memberikan korban WA uang. Lalu pelaku memegang dan mengelus-elus kemaluan korban. Sedangkan terhadap sang kakak yakni WS, pelaku menyetubuhi saat korban sedang tertidur. “Jadi keduanya menjadi korban sejak 2018 lalu. Bahkan kakaknya sempat ditiduri pelaku dua kali,” tegas sumber tersebut.

WS sendiri selama ini bungkam terkait aksi bejat yang dilakuka I Wayan CA karena takut dengan ancaman pelaku. Ia pun mengaku tidak berani melapor ke orang tuanya. “Saat disetubuhi awal 2019 lalu, korban terbangun dan berteriak. Namun pelaku mengancam. Korban ketakutan. Dan akhirnya korban baru berani memberitahukan orang tuanya Jumat lalu dan langsung dilaporkan,” lanjut sumber.

Polisi masih menyelidiki laporan korban dengan melengkapi bukti-bukti, mendalami keterangan saksi-saksi. Sementara Kasubag Humas Polresta Denpasar Ipda Karnada yang dikofirmasi akan mengecek laporan tersebut ke Unit PPA Polresta Denpasar. “Saya cek dan konfirmasi ke penyidik dulu,” ujarnya, singkat.*rez

Komentar