nusabali

Bali 'Todong' Pusat Bangun Sumur Bor

  • www.nusabali.com-bali-todong-pusat-bangun-sumur-bor

Bali meminta pemerintah pusat, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun 198 sumur bor.

DENPASAR, NusaBali

Hal tersebut sebagai upaya mengantisipasi kesulitan dan rawan air bersih  yang dialami masyarakat di sejumlah tempat di Pulau Dewata, terutama saat musim kemarau.

Beberapa daerah yang diharapkan segera mendapatkan prioritas pembangunan sumur bor adalah Karangasem, Buleleng, Bangli, dan Klungkung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, mengatakan usulan tersebut dipertegas lagi dalam Musrenbang Nasional, Senin (13/5) lalu. “Sebelumnya Pak Gubernur sudah mengusulkan hal itu,” ujar Ida Bagus Arda. Pihaknya, lanjut Gus Arda, sapaan Ida Bagus Ngurah Arda, mengutarakan hal tersebut lagi dalam Musrenbang Nasional di Pusat.

Paparnya, di Bali memang ada daerah-daerah yang infrastruktur sarana air bersihnya perlu mendapat atensi. Salah satunya dengan pembangunan sumur bor. Dengan demikian, warga bisa mendapatkan layanan air bersih, terutama pada musim kemarau.

Gus Arda, tidak menyebut detil. Dia menegaskan jumlah usulan 198 sumur bor, mencakup sejumlah kabupaten kota di Bali, diantaranya Karangasem, Buleleng, Tabanan, Klungkung dan Bangli. “Jumlahnya kalau tak salah 198-an,” ungkapnya. Keadaan ini diharap menjadi prioritas, karena  air bersih berupakan kebutuhan yang vital. Itulah, kata Gus Arda mengapa pembangunan sumur bor tersebut penting ditegaskan pengusulannya.

Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, kata Gus Arda untuk saat ini belum ada anggaran untuk pembangunan sumur bor. Selain usulan sumur bor, Bali juga meminta anggaran untuk penanggulangan HIV/Aids.  “Kami juga minta bantuan dana, guna sosialisasi pencegahan HIV/Aids bagi tenaga kerja,” kata Gus Arda. Kegiatan Musrenbang tingkat nasional, untuk Bali dikoordinir Bappeda Bali. *k17

Komentar