nusabali

Peduli, Polsek Bangli Bantu Korban Kebakaran

  • www.nusabali.com-peduli-polsek-bangli-bantu-korban-kebakaran

Jajaran Polsek Bangli mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk diberikan kepada korban kebakaran di Banjar Sembung, Kelurahan Bebalang, Bangli.

BANGLI, NusaBali

Pakaian yang terkumpul langsung diserahkan Kapolsek Bangli, Kompol Dewa Made Raka kepada keluarga Jro Suastana pada, Senin (13/5). Sementara pasca kebakaran, keluarga Jro Suastana terpaksa harus tidur di bale dangin pasca rumahnya ludes terbakar.

Kompol Dewa Raka mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap anggota masyarakat yang mengalami musibah. Pihaknya bersama anggota berinisiatif mengumpulkan pakaian bekas layak pakai. Pakaian tersebut dikumpulkan di kantor Polsek Bangli, kemudian selanjutnya diserahkan pada keluarga korban kebakaran.

“Ini baru sebagian, masih ada anggota yang belum sempat menyumbang, nanti setelah sumbangan terkumpul akan kami serahkan lagi kepada korban kebakaran,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku kasihan kepada korban, pasalnya barang-barang tidak ada tersisa. “Pakaian yang selamat, ya pakaian yang dikenakan saat itu. Kami baru bisa membantu sebatas pakaian,” ujarnya. Sementara itu, Jro Suastana merasa terbantu atas bantuan yang diberikan oleh jajaran Polsek Bangli. “Seluruh harta benda saya habis terbakar yang tertinggal hanya baju yang melekat di badan saja,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan oleh  Ketut Sari yang juga orangtua dari Jro Suastana. Menurutnya kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu tepatnya, Sabtu (11/5), telah menghanguskan seluruh isi rumah.

Selain perabotan rumah tangga juga sarana upakara Ngenteg Linggih di merajannya juga ludes terbakar. “Memang keluarga besar kami akan melangsungkan upacara Ngenteg Linggih tepatnya pada Redite Umanis Ukir, beberapa sarana upacara memang telah kami buat dan kami simpan dalam kamar, namun semuanya sudah ludes terbakar,” bebernya.

Di sisi lain, lantaran tidak ada lagi kamar tidur, maka Ketut Sari tidur di dapur sementara Jro Suastana bersama dua anaknya, yakni Putu Yoga Pratama,10, dan  Ni Made Lisa, 4, tidur di bale dangin dengan hanya beralaskan karpet saja. “Untuk bantuan baru datang dari Dinas Sosial berupa karpet dan peralatan masak,” akunya. *esa

loading...

Komentar