nusabali

Pedagang Keliling Tewas Mendadak di Rumah Pelanggan

  • www.nusabali.com-pedagang-keliling-tewas-mendadak-di-rumah-pelanggan

Seorang pedagang sandal keliling, Anen, 53, tewas mendadak di teras rumah seorang warga, Mohamad Sidik, 54, Dusun Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Jumat (10/5) sore.

NEGARA, NusaBali

Korban asal Jalan KH Hasan, Gang Bayusari VI, RT/RW 004/003, Desa Kebon Sari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), itu seketika meregang nyawa karena diduga mengalami serangan jantung.

Berdasarkan informasi, kejadian bermula saat korban datang ke rumah langganannya Mohamad Sidik, untuk menawarkan sandal sekitar pukul 14.50 Wita. Saat menawarkan sandal itu, korban yang mengeluh sakit pada dadanya, sehingga Mohamad Sidik menganjurkan korban untuk beristirahat.

Begitu akan duduk di teras rumah saksi, korban tiba-tiba jatuh, dan sang tuan rumah langsung berusaha mengangkat korban untuk dibaringkan di teras rumahnya, termasuk memberikan bantal.

Begitu direbahkan, korban yang berusaha menegangkan dadanya,  juga sempat menghubungi istrinya, mengatakan jika ia sudah tidak kuat menahan sakit, dan ingin pulang ke Jawa. Setelah menghubungi istrinya, korban yang sudah tampak lemas, seketika kejang-kejang dan langsung tidak sadarkan diri. Melihat korban tidak sadarkan diri, saksi yang sempat memegang tangan korban, dan mengetahui korban sudah tidak benafas, langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Pengambengan, yang kemudian meneruskan informasi ke Polsek Kota Negara.

Menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Kota Negara langsung turun ke TKP, dengan mengajak dr I Gusti Ayu Nyoman Purwati, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas II Negara atau Puskesmas Pengambengan. Dari hasil pemeriksaan dokter, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan jenazah korban lanjut dibawa ke ruang jenazah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) RSU Negara.

Kapolsek Kota Negara, Kompol I Ketut Maret, Sabtu (11/5) mengatakan setelah membawa jenazah korban ke RSU Negara, jajarannya juga langsung menghubungi pihak keluarga korban di Jawa. Jenazah korban, juga sudah langsung dijemput pihak keluarga ke RSU Negara, Jumat (10/5) malam, untuk dibawa ke rumah duka di Jawa. "Dari hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi termasuk pemeriksaan dokter, korban diduga mengalami serangan jantung. Keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kejadian itu sebagai musibah," ujarnya. *ode

loading...

Komentar