nusabali

Rusak Parah, Sembilan SD Dijatah Kelas Baru

  • www.nusabali.com-rusak-parah-sembilan-sd-dijatah-kelas-baru

Sebanyak sembilan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Buleleng tahun ini mendapatkan jatah pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dengan total 18 ruang.

SINGARAJA, NusaBali

Pembangunan RKB dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat untuk memenuhi kekurangan ruang kelas. Beberapa juga sudah tak dapat difungsikan karena kondisinya rusak parah.

Seperti SDN 4 Pangkung Paruk, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Buleleng yang mendapatkan jatah terbanyak enam RKB. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Buleleng, Made Astika kondisi enam ruang kelas tersebut sudah keropos di bagian dasar bangunan, sehingga harus dibangun baru.

“Yang terbanyak itu di SDN 4 Pangkung Paruk sebanyak enam RKB, karena kondisi kerusakannya cukup parah, sehingga hampir seluruh ruang belajar akan dibangun baru,” kata Astika.

Sejauh ini pihaknya sedang mencarikan solusi proses pembelajaran siswa di sekolah itu. Setidaknya sebelum dilakukan proses pembangunan, siswa sudah mendapatkan tempat belajar sementara hingga RKB mereka selesai dan siap digunakan kembali. Astika yang juga mengatakan proses pembangunan RKB pun ditarget selesai bulan September mendatang.

Selain SDN 4 Pangkung Paruk yang terdaftar mendapatkan bantuan RKB tahun ini adalah SDN 3 Depaha di Kecamatan Kubutambahan sebanyak 3 unit RKB. Sekolah yang mengalami pergeseran akibat bencana gempa beberapa bulan lalu mengakibatkan sebagian bangunan mengalami kemiringan yang cukup membahayakan. “Kami masih menunggu penghapusan rumah mes guru yang ada disana setelah itu sudah siap dibangun,” imbuh dia.

SDN 3 Sukasada di Kelurahan/Kecamatan Sukasada juga mendapatkann jatah 3 unit RKB, kemudian SDN 5 Banyuning, SDN 1 Pemaron di Kecamatan Buleleng, SDN 2 Mayong di Kecamatan Seririt, SDN 6 Sudaji dan SDN 2 Lemukih di Kecamatan Sawan, maisng-masing 1 unit RKB.

Sementara itu program perehaban dan pembangunan fasilitas dan sarana prasaran di jenjang SD juga ada yang di-cover Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali. Di Buleleng sendiri ada dua sekolah yang mendapatkan program rehab tuntas tersebut, yakni SDN 3 Banyupoh di Kecamatan Gerokgak dan SDN 1 Kalianget di Kecamatan Seririt. “Kalau yang program rehab tuntas itu kewenangannya Dinas PUPR Provinsi Bali, itu melalui tender. Rehab tuntas maksudnya seluruh fasilitas yang rusak diperbaiki kalau tidak ada pagar diisi pagar, sanitasi, perpustakaan rehab ruang kelas, bahkan yang SDN 3 Banyupoh itu nanti sampai pavingisasi, dengan anggaran hampir satu miliar,” jelas Astika. *k23

loading...

Komentar