nusabali

Pusat Akan Bantu Perbaikan Beji Toya Sah Rp 2 M

  • www.nusabali.com-pusat-akan-bantu-perbaikan-beji-toya-sah-rp-2-m

Kementerian Agama menganggarkan pembangunan Pura Beji Toyasah di Banjar Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, sebesar Rp 2 miliar.

AMLAPURA, NusaBali

Rencananya pembangunan dilakukan pada tahun 2020. Anggaran itu disetujui pusat atas usulan dari Kantor Kementerian Agama Karangasem.

Kepala Kantor Kementerian Agama Karangasem, Dr Dra Ni Nengah Rustini MAg, mengatakan mengajukan proposal pembangunan kembali Pura Beji Toyasah setelah areal pura dan beji Toyasah ambles diterjang banjir September 2017. Mata air yang ada tertimbun, pancuran hanyut, begitu juga palinggih lenyap.

Kerusakan Beji Toyasah itu dua tahap. Tahap pertama, telaga yang di dalamnya berisi mata air jebol, sehingga air mengalir melalui jalur bawah. Upaya perbaikan darurat pernah dilakukan masyarakat dengan menyumbat kebocoran, berlanjut menggelar upacara guru piduka. Kerusakan berikutnya diterjang banjir besar sehingga seluruhnya lenyap. Beji Toyasah itu merupakan tempat melasti Ida Bhatara di Pura Besakih saat menggelar Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh, tiap dua tahun.

Sebab, Ida Bhatara Turun Kabeh melasti secara bergantian tiap tahun, sekali di Tegal Suci, Desa Adat Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, dan sekali di Beji Toya Sah, Banjar Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat. Setelah biaya Rp 2 miliar disetujui, teknis pembangunan nanti agar anti banjir, sehingga Beji Toyasah kembali direvitalisasi lengkap dengan bale pesandekan, bale pawedan, dan tempat muspa yang representatif. “Misalnya agar bangunan aman dari banjir, dibentengi dengan bangunan batu bronjong,” pintanya.

Di samping itu agar banjir tidak merongrong bangunan Beji Toyasah, terlebih dahulu dibuatkan sodetan jalan air dengan menormalisasi Sungai Yehsah, kemudian dibangun pondasi berupa batu bronjong. Dr Rustini mengatakan, Beji Toyasah bukan saja tempat melasti Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih, juga untuk melasti umat saat menggelar Karya Mamungkah lan Nubung Daging, Usaba Kapat di Pura Puseh, Usaba Kadasa di Pura Puseh, dan upacara terkait lainnya, yang ditandai nunas tirtha. Air dari Mata Air Beji Toyasah selama ini untuk kebutuhan irigasi.

Perbekel Desa Muncan, I Gusti Lanang Ngurah, mengapresiasi perjuangan Kantor Kementerian Agama Karangasem memperjuangkan agar bisa kembali dibangun Pura Beji Toyasah di Banjar Susut. Sebab, lokasi itu yang disucikan umat Hindu, manakala melasti dan disertai nunas tirtha. “Kami mendukung perjuangan Kepala Kantor Kementerian Agama, sehingga Pura Beji Toyasah bisa dibangun kembali yang lebih permanen dan anti banjir,” katanya. *k16

loading...

Komentar