nusabali

Sempat Saru Gremeng, Pembenahan GOR Debes Sudah Masuk ULP

  • www.nusabali.com-sempat-saru-gremeng-pembenahan-gor-debes-sudah-masuk-ulp

Sempat saru gremeng proses pengerjaan Gelanggang Olahraga (GOR) Debes untuk persiapan Porprov 2019 kini sudah ada kejelasan.

TABANAN, NusaBali

Sistem informasi rencana umum pengadaan (Sirep) pembangunan GOR Debes tahap II telah masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tabanan. Apabila tidak ada asumsi gagal tender, awal Juni 2019 pembangunan telah dimulai.

Kepala Dinas PUPR Tabanan I Made Yudiana didampingi Sekdis PUPR I Gusti Agung Oka Kamasan, menjelaskan Sirep GOR Debes tahap II sudah masuk ULP. Sebentar lagi akan diumumkan untuk proses lelang. “Bisa saja besok sudah diumumkan karena bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) sudah rapat membuat jadwal proses lelang,” ujar Yudiana, Senin (15/4).

Kata dia, setelah diumumkan maka sudah dilakukan proses tender yang memerlukan waktu 45 hari. Sehingga ancang-ancang mulai pengerjaan GOR Debes tahap II pada 10 Juni 2019.

Dijelaskanya pembangunan GOR Debes tahap II itu dilakukan mulai dari menuntaskan pengerjaan lantai, bagian tribun, toilet, perpipaan, dan listrik. Anggaran yang disediakan sebesar Rp 10 miliar dari BKK Provinsi Bali.

Disinggung apakah bisa menuntaskan pengerjaan sedangkan Porprov dimulai September, Oka Kamasan menjelaskan jika sudah mendapat pemenang maka Juni mulai mengeluarkan surat perintah kerja (SPK).

Selama dua bulan, dikerjakan kebutuhan minimal yang diperlukan saat Porprov. Dan ketika Porprov berlangsung maka pengerjaan berhenti sementara. Begitu Porpov selesai kembali dilakukan pengerjaan sesuai dengan kontrak. “Kontrak memang kami rancang seperti ini, ada pengerjaan berhenti sementara karena waktu,” beber Oka Kamasan.

Sebelumnya muncul kekhawatiran pengerjaan GOR Debes tak bisa tuntas dalam tahap II. Pasalnya Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) tidak berani memulai proses pelelangan sebelum Perbup tentang standar dokumen pelelangan selesai. Sesuai dengan aturan baru dari Kementerian PUPR, ada dokumen tentang pelelangan yang harus ditambahkan agar tidak salah aturan.

Untuk diketahui GORDebes dibangun untuk mendukung pergelaran Porprov Bali XIV 2019, dimana Tabanan menjadi tuan rumah. Pembangunan tahap I yang difokuskan pada konstruksi sampai atap telah tuntas dilakukan dengan anggaran Rp 15 miliar kucuran dana dari BKK Provinsi Bali. Meskipun pengerjaan GOR Debes tahap I sempat molor dari perjanjian kontrak. Karenanya pihak proyek harus membayar denda. *des

Komentar