nusabali

Lagi, 4 Wisman Tersesat di Gunung Agung

  • www.nusabali.com-lagi-4-wisman-tersesat-di-gunung-agung

Sempat Dicari, Tapi Akhirnya Mereka Turun Sendiri

AMLAPURA, NusaBali

Empat wisatawan asing kepergok diam-diam mendaki Gunung Agung, Sabtu (13/4) pukul 01.00 Wita. Akibat dihadang kabut tebal dan hujan lebat, mereka kebingungan di pertengahan pendakian dan tidak tahu jalan. Namun akhirnya mereka bisa turun dan keluar dari balik kabut tebal di parkir Pura Pasar Agung.

Sebelumnya gabungan Relawan Pasebaya Agung Karangasem dipimpin Ketua I Gede Pawana didampingi Sekretaris I Wayan Suara dan Satgas TRC-IKB (Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat Informasi Komunikasi Bencana) Rapi Wilayah 04 Karangasem dipimpin Ketua Jro Wayan Gede Astika, sempat melakukan pencarian tetapi tidak menemukan jejak wisman itu.

Selanjutnya relawan menunggu di parkir Pura Pasar Agung, Banjar Sogra Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (13/4) hingga pukul 14.00 Wita. Saat turun, keempat wisatawan ini menolak digiring ke Mapolsek Selat. Dua wisman asal Belarus, Trukhanovich Anzhelika, 26, berjenis kelamin wanita dan Trukhanivich Davel, 25, berjenis kelamin laki-laki, sempat kabur mengendarai sepeda motor Yamaha Zion DK 5152 QI, selanjutnya dikejar relawan Pasebaya Agung Karangasem kemudian digiring ke Mapolsek Selat bersama dua wisman asal Rusia Artem Bnanmpobnu, 25, berjenis kelamin laki dan Olga Onbra Pomahobna, 20.

Adanya empat wisman mendaki Gunung Agung, diketahui pukul 01.00 Wita, setelah relawan Pasebaya Agung Karangasem, I Nengah Kerta melihat ada empat lampu senter di pertengahan Gunung Agung mutar-mutar pada ketinggian 2.000 mdpl atau dekat Pura Tirtha.

Selanjutnya pagi hari, relawan Pasebaya Agung dan Satgas TRC-IKB Rapi 04 Wilayah Karangasem mengecek ke parkir Pura Pasar Agung, di Banjar Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Di parkir itu menemukan dua sepeda motor, yakni Honda Vario Techno DK 8665 LD, dan Yamaha Zion DK 5151 QI.

Pasebaya Agung bersama Satgas TRC-IKB Rapi Wilayah 04 Karangasem sempat melakukan pencarian mendaki Gunung Agung. Mengingat cuaca kabut tebal, jarak pandang 3 meter tidak terlihat, disertai hujan lebat, khawatir relawan tersesat di Gunung Agung maka memilih menghentikan pencariannya pukul 12.00 Wita.

Relawan memilih menunggu di parkir Pura Pasar Agung hingga pukul 14.00 Wita. Ternyata empat wisman atau dua pasang wisman muncul dari balik kabut tebal. Hanya saja, wisman tersebut tidak begitu tahu banyak mengenai bahasa Inggris. Mulanya menolak diantar ke Mapolsek Selat, bahkan sepasang wisman asal Belarus, Trukhanovich Davel dan Trukhanovich Anzhelika sempat berhasil kabur mengendarai Yamaha Zion DK 5151 QI, karena jalannya sepeda motor oleng, mengingat kondisi jalan licin maka dengan mudah relawan mencegatnya.

Sedangkan sepeda motor Honda Vario Techno yang dikendarai Artem dan Olga dari Rusia, bannya kempes. Akhirnya keempat wisman ini diantar ke Mapolsek Selat dan didata. Tak lama, keempatnya bias kembali ke penginapan mereka masing-masing. *k16

loading...

Komentar