nusabali

Desa Belum Siap Garasi dan Sopir

  • www.nusabali.com-desa-belum-siap-garasi-dan-sopir

Saat ini anggaran masih terbatas dan belum ada yang mengatur soal operasional mobil ini.

63 Mobil Semi Mewah Tiba di Kantor Desa


GIANYAR, NusaBali
Mobil semi mewah Mitsubishi Expander tampak sudah parkir di 63 kantor desa di Gianyar, Jumat (5/4). Pada hari pertama, mobil plat merah yang dibeli sekaligus untuk 63 desa dari 64 desa (kecuali Desa Pejeng, Tampaskiring,Red), di Kabupaten Gianyar, oleh Forum Perbekel Kabupaten Gianyar ini, diperkenalkan kepada perangkat desa masing-masing. Namun tak sedikit desa tak siap garasi, dan tak punya sopir.

Seperti di Desa Sayan, Ubud. Perbekel Desa Sayan I Made Andika menjelaskan, karena di Kantor Desa Sayan belum memiliki garasi, maka mobil ini masih dibawanya sendiri. Terkait pemeliharaan, sopir, dan biaya bahan bakar, Andika menjelaskan akan dianggarkan dari desa sendiri. Namun penganggaran menunggu keputusan dari Forum Perbekel Kabupaten Gianyar agar dapat dijadikan Peraturan Perbekel sebagai dasar. ‘’Saat ini anggaran masih terbatas dan belum ada yang mengatur soal operasional mobil ini,’’ jelasnya.

Jelas dia, peraturan tentang operasional mobil dinas ini sedang dirancang. Dalam peraturan itu nanti akan tercantum, siapa sopirnya, pemeliharanya siapa dan lain sebagainya yang bersifat teknis. "Mobil ini siap antar jalan, terutama jika ada warganya yang memerlukan dalam kondisi urgent," jelasnya. Jika ada warga yang memerlukan, katanya bisa menghubungi desa atau Perbekel. Andika menambahkan, penggunaannya nanti juga tidak semata-mata urusan dinas. Melainkan dalam kegiatan adat juga agar bisa dipergunakan sesuai peruntukan dan keperluannya.

Sementara itu, Perbekel Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh Made Satya, dalam akun facebooknya memaparkan tentang keberadaan mobil Expander itu. Jelas dia, mobil ini menunjang program desa siaga dan desa layak anak. Warga bisa meminjam mobil ini untuk kegiatan tesrebut. Syaratnya, sediakan sopir sendiri dan mobil tidak sedang dipakai pemerintah desa dan warga lain. Tak dijelaskan, siapa yang membelikan bahan bakar jika mobil itu dipinjam warga untuk kepentingan dua program di desa setempat. Selama tak terpakai, mobil ada di garasi kantor desa. Perbekel yang akrab disapa Detya ini saat dihubungi dengan masengger, aktif namun tak diangkat.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Gianyar Made Mahayastra menyerahkan mobil operasional untuk 63 perbekel dan sepeda motor merek PCX untuk 64 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Gianyar, Kamis (4/3), di Lapangan Astina Gianyar. Mobil merek Expander dan sepeda motor ini dibeli oleh Ketua Forum Perbekel Kabupaten Gianyar I Gusti Nyoman Gede Susila, dari dana BHP (bagi hasil pajak) milik setiap desa.

Di sela-sela acara itu, muncul gunjingan tentang komisi pembelian mobil dalam jumlah banyak, sekitar 5 persen dari pihak dealer. Beberapa warga yang ikut menyaksikan penjemputan mobil itu mencoba menghitung komisi 5 persen dari harga mobil Rp 243,5 juta per unit, maka didapat sekitar Rp 12 juta per unit. *nvi,lsa

loading...

Komentar