nusabali

Tampil Dominan di Argentina, Marquez Puncaki Klasemen

  • www.nusabali.com-tampil-dominan-di-argentina-marquez-puncaki-klasemen

Rider Repsol Honda Marc Marquez tampil dominan di balapan GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo,  Senin (1/4)  dinihari WITA.

BUENOS AIRES, Nusa Bali

Sukses di Argentina itu membuat Marquez meraih trofi juara pertamanya di musim balapan MotoGP 2019. Marquez, yang start dari pole position, langsung melesat tiga detik di depan pebalap lainnya di awal balapan dan menyelesaikan balapan sepanjang 25 lap dengan waktu 41 menit 43,688 detik dengan unggul 9,819 detik dari pesaing terdekatnya, demikian laman resmi MotoGP.

Prestasi itu kemenangan ketiga Marquez di GP Argentina setelah meraih dua trofi juara sebelumnya di Termas pada 2014 dan 2016 di kelas MotoGP.

Dengan kemenangan itu pula, pebalap asal Spanyol itu mengambil alih pimpinan klasemen lomba dengan 45 poin, unggul empat poin dari pebalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso.

Sedangkan Dovizioso harus menyerah dari Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang menyalipnya di Tikungan 7 pada lap terakhir untuk mengamankan posisi runner-up. Itu merupakan podium pertama bagi Rossi sejak terakhir kali finis podium kedua di GP Jerman pada Juli tahun lalu.

"Saya membalap seperti ketika aku masih muda, saya sangat menikmatinya," kata Rossi, yang kini 40 tahun itu.

Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales, yang start dari P2, gagal menyelesaikan balapan setelah bersenggolan dengan pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli. Kedua pebalap terjatuh di lap terakhir. Marquez mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya kali ini adalah berkat strategi start yang bagus.

"Aku merasa sangat kuat di semua sesi. Aku memahami dengan baik setup dan ban serta aku memahami bagaimana mengatur balapan. Dan aku sadar di lap pertama lah di mana aku bisa membuat perbedaan yang paling besar.

"Start adalah strateginya. Startnya sempurna dan aku hanya berkonsentrasi dan menekan ke depan sejak awal. Dan ketika aku melihat gap, aku hanya berusaha mengendalikan balapan dan mencoba finis dengan baik," kata Marquez..

Sedangkan Dovizioso mengaku tidak terlalu senang dengan cara kerja ban di balapan. Hasilnya ia tidak secepat seperti yang kumau di 10 lap terakhir untuk menciptakan gap untuk Vale. *ant

Komentar