nusabali

Rumah Makan Terbakar, Pemilik Bangunan Ngulkul Bulus

  • www.nusabali.com-rumah-makan-terbakar-pemilik-bangunan-ngulkul-bulus

Bangunan milik I Made Suarya, 52, di Jalan Raya Tanah Lot, Banjar Batugaing Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan terbakar pada Rabu (27/3) sekitar pukul 02.30 Wita.

TABANAN, NusaBali

Meskipun tidak ada korban jiwa, kobaran api menghanguskan seluruh isi bangunan yang disewa dijadikan sebagai rumah makan tersebut. Kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik yang kemudian menyambar gas elpiji di dalam rumah makan dimaksud.

Informasi yang dihimpun, sebelum terjadinya kebakaran rumah makan dalam keadaan kosong karena ditinggal oleh pengontrak atas nama Syaiful Noveri, 27. Dini hari itu, pemilik bangunan I Made Suarya yang sedang tidur tiba-tiba mendengar suara ledakan. Dia pun langsung turun ke bawah untuk melihat dan didapati bangunan rumah makan sudah terbakar.

Dengan kondisi panik dia berlari ke bale banjar membunyikan kulkul (kentongan) untuk meminta bantuan warga. Saat itu warga langsung berlarian keluar rumah membantu memadamkan api dengan alat manual. Tak hanya itu, mobil pemadam kebakaran milik Nirwana Bali Resort (NBR) pun ikut menolong karena jaraknya berdekatan. Selang beberapa menit mobil pemadam kebakaran Tabanan sebanyak 3 unit ikut membantu memadamkan api.

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit. Namun sayang karena kobaran api besar, seluruh isi dan bangunan rumah makan tersebut ludes terbakar serta peralatan yang ada di dalam rumah makan tidak bisa digunakan kembali. Dengan kejadian tersebut Made Suarya selaku pemilik bangunan mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kediri AKP Marzel Doni menjelasan sesuai dengan olah TKP kebakaran diperkirakan karena korsleting listrik. Kemudian saat api menyala langsung menyambar gas elpiji yang ada di dalam rumah makan. “Sebagian barang ludes tetapi mungkin ada yang bisa diselamatkan,” ujarnya.

Kata AKP Doni, kebakaran pertama kali dilihat oleh pemilik bangunan karena mendengar ledakan. Dan setelah pemilik bangunan ini melihat ke sumber ledakan, api sudah melalap bangunan yang disewa dijadikan warung makan tersebut. Kerugian materi sekitar Rp 150 juta. “Yang terbakar adalah rumah makan padang, tidak ada korban jiwa,” tandasnya. *des

loading...

Komentar